Kisah Jack Black Mengidolakan Ozzy Osbourne dan Legenda Black Sabbath

1 week ago 6
Kisah Jack Black Mengidolakan Ozzy Osbourne dan Legenda Black Sabbath Jack Black(Amy Sussman/Getty Images/AFP)

AKTOR sekaligus musisi Jack Black dikenal sebagai salah satu penggemar musik rock and roll yang paling bersemangat di dunia hiburan. Kecintaannya terhadap musik rock bukan sekadar bagian dari perannya dalam film School of Rock, tetapi juga terlihat dari perjalanan panjangnya bersama band komedi rock Tenacious D serta berbagai penampilan musiknya di dunia perfilman.

Meski memiliki kemampuan vokal yang kuat dan berpotensi menjadi salah satu nama besar di industri musik, Jack Black memilih jalur yang berbeda. Ia merasa lebih nyaman membawakan musik dengan unsur humor, fantasi, dan tema-tema unik dibandingkan mencoba mengikuti jejak legenda rock seperti Robert Plant atau Mick Jagger.

Bersama Tenacious D, Black menciptakan gaya musik yang menggabungkan permainan gitar rock klasik dengan lirik absurd dan penuh humor. Meskipun sebagian lirik mereka terdengar lebih ringan dibandingkan musik rock pada umumnya, justru hal tersebut menjadi daya tarik utama band tersebut.

Keberhasilan Tenacious D juga tidak lepas dari dukungan sejumlah musisi dan produser ternama. Mereka pernah bekerja sama dengan nama-nama seperti The Dust Brothers dan Ken Andrews dari band Failure, yang membantu memperkuat kualitas musik mereka.

Saat menggarap album konsep The Pick of Destiny, Jack Black memiliki ambisi besar untuk menciptakan karya terbaik bagi band parodinya tersebut. Salah satu momen paling berkesan baginya adalah ketika berhasil mengajak legenda heavy metal Ronnie James Dio untuk berkolaborasi.

Menurut Black, Dio merupakan sosok luar biasa dalam dunia musik rock. Meski memiliki postur tubuh yang tidak besar, kekuatan vokalnya mampu membuatnya terlihat dominan di atas panggung.

Namun, selain mengagumi Dio, Jack Black juga memiliki kekaguman mendalam terhadap sosok lain yang pernah menjadi bagian penting dari sejarah Black Sabbath, yaitu Ozzy Osbourne.

Black mengaku mulai mengidolakan Ozzy Osbourne setelah mendengarkan album Blizzard of Ozz untuk pertama kalinya. Ia kemudian menggali lebih dalam katalog musik Black Sabbath dan menemukan banyak karya yang menurutnya luar biasa.

Dari seluruh lagu Black Sabbath, Jack Black menyebut “War Pigs” sebagai salah satu lagu favoritnya sepanjang masa. Baginya, lagu tersebut tidak hanya memiliki riff gitar yang kuat, tetapi juga membawa pesan sosial yang mendalam.

“Saya menggali lebih dalam katalog mereka dan menemukan banyak karya yang sangat kuat. Lagu favorit saya sepanjang masa mungkin adalah ‘War Pigs’. Itu adalah Black Sabbath dalam kekuatan paling mentah, dan ada pesan anti-perang yang mungkin tidak langsung terpikirkan ketika orang membicarakan Sabbath. Ada sisi damai di dalamnya. Itulah paradoks dari Sabbath,” ujar Black.

Menurut Black, lagu tersebut membuktikan bahwa Black Sabbath bukan hanya dikenal karena citra gelap atau musik beratnya, tetapi juga memiliki pesan moral dan kritik terhadap berbagai persoalan dunia.

“War Pigs” dianggap sebagai salah satu lagu rock yang menyuarakan kritik terhadap perang dan pihak-pihak yang memanfaatkan konflik untuk kepentingan tertentu. Pesan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Jack Black begitu menghargai karya tersebut.

Bagi Black, kekuatan musik Black Sabbath bukan hanya terletak pada suara gitar yang berat dan atmosfer gelap, tetapi juga pada kemampuan mereka menyampaikan tema-tema serius melalui musik rock.

Meskipun Jack Black dikenal melalui karya-karya komedi bersama Tenacious D, kekagumannya terhadap musik Black Sabbath menunjukkan sisi lain dari dirinya sebagai seorang pencinta musik yang menghargai kedalaman pesan dalam sebuah lagu.

Baginya, rock and roll bukan hanya tentang suara keras dan penampilan panggung, tetapi juga tentang keberanian menyampaikan pandangan dan cerita melalui musik. (Z-4)

Sumber: faroutmagazine

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |