JIVA MAYA Rilis Single Terang Benderang: Warisan Musikal Ibni Mualim

4 days ago 8
 Warisan Musikal Ibni Mualim Jiva Maya(MI/HO)

GRUP musik JIVA MAYA resmi memperkenalkan diri ke industri musik tanah air melalui perilisan single perdana mereka yang bertajuk Terang Benderang. Karya beraliran alternative rock ini lahir dari sebuah perjalanan emosional yang mendalam, ikatan persahabatan, serta semangat untuk mewujudkan mimpi yang sempat tertunda. Single ini telah tersedia di berbagai platform musik digital mulai 26 Juni 2026.

JIVA MAYA bukan sekadar proyek musik biasa. Band ini digagas oleh almarhum Ibni Mualim, seorang pencipta lagu, gitaris, dan penggerak proyek kreatif independen yang berpulang dua bulan lalu. Kepergian sang inisiator justru menjadi pemantik bagi para personel yang tersisa untuk melanjutkan visi dan cita-cita musikal yang telah dibangun bersama.

Profil dan Formasi JIVA MAYA

Saat ini, JIVA MAYA diperkuat oleh tiga musisi yang berkomitmen menjaga warisan musikal Ibni Mualim. Berikut adalah detail mengenai proyek musik tersebut:

Kategori Detail Informasi
Judul Single Terang Benderang
Tanggal Rilis 26 Juni 2026
Personel Lamria Stefani Melanova Sihite (Vokal), David Harjono Tamin (Gitar/Produser), Arie Chaeriyanto Kusuma (Bass)
Genre Alternative Rock / Post-Rock
Proyek Mendatang EP bertajuk "R.U.M.A.H"

Eksplorasi Musikal dan Makna Lagu

Terang Benderang merupakan gerbang pembuka menuju mini album (EP) bertajuk R.U.M.A.H yang dijadwalkan rilis dalam waktu dekat. Secara musikal, lagu ini memadukan energi alternative rock modern dengan sentuhan post-rock yang atmosferik.

JIVA MAYA mengambil inspirasi dari nama-nama besar seperti Saosin, Bring Me The Horizon, hingga band lokal seperti For Revenge dan Stereo Wall, namun tetap mempertahankan identitas otentik melalui aransemen sinematik.

Liriknya yang reflektif membawa pesan tentang keberanian menghadapi ketidakpastian hidup. Ibni Mualim, selaku komposer dan penulis lirik, meninggalkan pesan kuat dalam baitnya: “Jangan takut dengan gelapnya malam, pagi pasti datang gelapkan tenggelam.”

David Harjono Tamin, selaku produser dan music director, menjelaskan bahwa proses kreatif dilakukan secara lepas untuk menonjolkan karakter setiap instrumen.

"Kami saling melengkapi dan menguatkan satu sama lain agar karakter JIVA MAYA dapat terdengar kuat. Meski menghadapi berbagai keterbatasan dalam proses produksi, kami berusaha keluar dari zona nyaman," ungkap David.

Menjaga Kepercayaan dan Harapan

Lebih dari sekadar debut, lagu ini adalah penghormatan personal bagi Ibni Mualim. Meski ia tidak sempat menyaksikan karyanya dirilis ke publik, semangat dan liriknya kini hidup melalui rekan-rekannya. JIVA MAYA hadir untuk membawa pesan optimisme bagi siapa saja yang sedang berjuang mewujudkan impian di tengah tekanan hidup yang berat.

"JIVA MAYA bukan hanya meneruskan sebuah proyek musik — mereka meneruskan sebuah kepercayaan."

(Z-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |