Waspada, Konsumsi Minuman di Atas 65 Derajat Celsius Picu Risiko Kanker Esofagus

5 hours ago 2
Waspada, Konsumsi Minuman di Atas 65 Derajat Celsius Picu Risiko Kanker Esofagus Ilustrasi kanker esofagus.(Dok. Magnific)

KANKER esofagus merupakan pertumbuhan sel abnormal atau tumor ganas yang terjadi pada kerongkongan. Selama ini, penyakit tersebut umumnya dikaitkan dengan kebiasaan merokok dan konsumsi minuman beralkohol. Namun, penelitian terbaru menyoroti faktor risiko lain yang sering diabaikan, yakni suhu minuman yang dikonsumsi.

Dikutip dari laporan International Agency for Research on Cancer (IARC), badan kanker di bawah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), terdapat kemungkinan hubungan signifikan antara konsumsi minuman sangat panas dengan risiko kanker esofagus. Penilaian ini didasarkan pada tinjauan luas terhadap sejumlah penelitian pada manusia dan hewan.

Bahaya Minuman di Atas 65°C

Kategori "minuman sangat panas" merujuk pada cairan yang dikonsumsi pada suhu lebih dari 65°C. Kebiasaan mengonsumsi minuman dalam kondisi suhu ekstrem ini banyak ditemukan di wilayah dengan angka kasus kanker esofagus yang tinggi.

Beberapa contoh kebiasaan tersebut meliputi konsumsi maté di Amerika Selatan serta tradisi minum teh panas di beberapa wilayah Asia dan Afrika. Hubungan antara tingginya angka kanker esofagus di wilayah-wilayah tersebut dengan suhu minuman telah lama menjadi perhatian para peneliti kesehatan global.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu panas yang ekstrem kemungkinan besar menyebabkan kerusakan sel pada esofagus yang memicu kanker. Temuan ini juga diperkuat oleh hasil percobaan laboratorium pada tikus dan mencit yang menunjukkan pola serupa.

Klasifikasi Karsinogenik Grup 2A

Berdasarkan bukti-bukti ilmiah yang ada, IARC mengklasifikasikan konsumsi minuman sangat panas sebagai zat atau paparan yang bersifat karsinogenik bagi manusia, yang masuk dalam Grup 2A.

Klasifikasi Grup 2A berarti terdapat kemungkinan hubungan antara kebiasaan tersebut dengan kanker esofagus. Namun, hal ini tidak berarti setiap orang yang meminum minuman panas akan otomatis menderita kanker. Hingga saat ini, proporsi pasti kasus kanker esofagus yang murni disebabkan oleh suhu minuman masih terus diteliti.

Dengan adanya temuan ini, masyarakat diimbau untuk tidak hanya memperhatikan jenis minuman yang dikonsumsi, tetapi juga memastikan suhunya telah turun sebelum diminum. Menunggu beberapa menit hingga suhu minuman berada di bawah 65°C dapat menjadi langkah preventif sederhana untuk menjaga kesehatan kerongkongan.

(WHO, Alodokter/H-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |