Jadi Pelatih Liverpool, Andoni Iraola Ingin Kembalikan Identitas Permainan The Reds

1 week ago 6
Jadi Pelatih Liverpool, Andoni Iraola Ingin Kembalikan Identitas Permainan The Reds Andoni Iraola resmi diperkenalkan sebagai pelatih Liverpool.(Dok. BBC)

ANDONI Iraola menegaskan komitmennya untuk tetap mempertahankan jati diri dan gaya kepelatihannya meski kini mengemban tanggung jawab besar sebagai manajer baru Liverpool. Pelatih asal Spanyol tersebut bertekad menikmati atmosfer Anfield tanpa harus kehilangan identitas aslinya di bawah sorotan tajam publik.

Dalam konferensi pers perdananya yang berlangsung pada Senin (14/7) waktu setempat, Iraola menyatakan kesiapannya menghadapi tekanan tinggi di Merseyside. Ia datang untuk mengisi kursi kepelatihan yang ditinggalkan Arne Slot, yang dipecat hanya setahun setelah mempersembahkan gelar juara Liga Primer Inggris bagi The Reds.

"Saya memahami ini adalah klub besar. Apa pun yang saya katakan akan mendapat sorotan besar. Namun, saya tidak ingin terlalu berhati-hati," ujar Iraola sebagaimana dikutip dari AFP.

Pelatih berusia 44 tahun itu menekankan bahwa dirinya tidak akan mengubah gaya hidup maupun pendekatannya terhadap sepak bola, sekalipun kini menangani salah satu klub paling prestisius di dunia. Menurutnya, keaslian karakter adalah bagian dari daya tarik menjadi pelatih di klub sebesar Liverpool.

"Itu juga bagian dari keajaiban menjadi pelatih Liverpool dan saya tidak ingin terlalu banyak berubah," tambahnya.

Membangun Ulang Skuad Pasca-Kepergian Bintang

Tugas berat menanti Iraola setelah Liverpool hanya mampu mengakhiri musim lalu di posisi kelima klasemen Liga Primer Inggris. Selain memperbaiki posisi di klasemen, ia dihadapkan pada tantangan membangun ulang kekuatan tim menyusul kepergian dua pilar utama, Mohamed Salah dan Andy Robertson.

Iraola mengakui bahwa aktivitas transfer klub belum selesai. Meski sudah mendatangkan dua tenaga baru, ia menegaskan bahwa skuad saat ini masih membutuhkan tambahan amunisi untuk bisa bersaing di level tertinggi.

"Kami memang sudah merekrut dua pemain, tetapi kami masih membutuhkan pemain lain. Kami menyadari hal itu," ungkap mantan pelatih Bournemouth tersebut.

Visi Permainan: Intens dan Agresif

Selain fokus pada bursa transfer, misi utama Iraola adalah mengembalikan identitas permainan Liverpool yang dikenal meledak-ledak. Ia ingin membangun kembali ikatan emosional dengan para pendukung melalui gaya main yang atraktif.

Iraola menjanjikan tim yang tidak hanya bekerja keras, tetapi juga menunjukkan keberanian di atas lapangan. Ia menginginkan Liverpool kembali menjadi tim yang ditakuti karena intensitasnya.

"Saya ingin memberikan tim yang bisa membuat para suporter bangga. Kami harus menjadi tim yang bekerja keras, intens, agresif, dan bermain langsung menyerang," pungkasnya. (Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |