Gubernur Jatim Khofifah Dukung Transformasi Green and Smart Port di Jawa Timur

1 week ago 20
Gubernur Jatim Khofifah Dukung Transformasi Green and Smart Port di Jawa Timur Gubernur Khofifah dampingi Menko Pangan Zulhas di GSPI ASRI 2026 Gresik.(Dok. Pemprov Jatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung transformasi pelabuhan menuju ekosistem yang cerdas (smart), efisien, dan kompetitif. Hal ini disampaikan saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan dalam acara Green, Smart Port Initiative (GSPI) ASRI 2026 di Dermaga C PT Petrokimia Gresik, Rabu (15/7).

Gubernur Khofifah menyatakan bahwa konsep green and smart port merupakan kunci utama dalam memperlancar rantai pasok dan sektor logistik nasional. Menurutnya, infrastruktur pelabuhan yang modern sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas distribusi pangan, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

“Swasembada pangan yang menjadi cita-cita bangsa akan terwujud bila didukung infrastruktur pelabuhan yang smart dan kompetitif. Pelabuhan yang hijau dan cerdas akan membuat sektor logistik menjadi lebih efisien,” ujar Khofifah.

Dalam implementasinya, aspek green port fokus pada penekanan emisi karbon melalui penggunaan energi terbarukan, alat pelabuhan berbasis listrik, hingga manajemen limbah yang terintegrasi. Sementara itu, aspek smart port mengedepankan otomatisasi bongkar muat, pelacakan kontainer secara real-time, serta sistem perizinan single window untuk mempercepat arus barang.

Menko Pangan Zulkifli Hasan menambahkan bahwa transformasi pelabuhan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk memperkuat ketahanan pangan. "Pelabuhan adalah simpul strategis yang menghubungkan produksi dan distribusi pangan ke seluruh pelosok Indonesia," tegasnya.

Acara GSPI ASRI 2026 ini juga menjadi ajang pemberian penghargaan bagi sejumlah perusahaan yang dinilai berhasil menerapkan prinsip keberlanjutan. Beberapa penerima penghargaan di antaranya PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Krakatau Bandar Samudera, dan PT Vale Indonesia.

Program GSPI 2026 sendiri mengintegrasikan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang diinisiasi Presiden. Melalui mekanisme self-assessment, operator pelabuhan didorong untuk terus berinovasi dalam digitalisasi dan pengelolaan lingkungan guna menekan biaya logistik dan menarik investasi internasional. (Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |