Buenos Aires Berpesta, Kemenangan Argentina atas Inggris Disambut Sorak-Sorai

1 week ago 3
Buenos Aires Berpesta, Kemenangan Argentina atas Inggris Disambut Sorak-Sorai Suporter tim nasional Argentina berharap kapten skuad kesayangan mereka, Lionel Messi, belum akan pensiun seusai Piala Dunia 2026.(Antara)

KEMENANGAN dramatis Argentina atas Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026 memicu gelombang euforia luar biasa di seluruh penjuru Buenos Aires. Ribuan suporter memadati jalanan ibu kota sesaat setelah Lautaro Martinez mencetak gol penentu kemenangan 2-1 pada masa injury time, memastikan langkah Albiceleste ke partai puncak.

Begitu peluit panjang berbunyi, suasana kota langsung berubah menjadi lautan perayaan. Suara klakson, dentuman kembang api, dan nyanyian suporter bergema di setiap sudut. Lautan bendera biru-putih mengalir deras menuju Obelisco, monumen ikonik yang selalu menjadi titik pusat perayaan nasional setiap kali Tim Tango meraih kemenangan besar.

Rivalitas Sejarah dan Memori Malvinas

Laga melawan Inggris bagi publik Argentina bukan sekadar pertandingan sepak bola biasa. Pertemuan ini membawa beban sejarah dan rivalitas mendalam, mulai dari memori gol legendaris Diego Maradona pada Piala Dunia 1986 hingga luka lama konflik Kepulauan Malvinas (Falklands) tahun 1982.

"Kalau tidak ikut melompat, berarti kamu orang Inggris!" teriak massa yang melakukan long march menuju pusat kota. Sentimen ini mempertegas betapa kemenangan di semifinal ini terasa setara dengan partai final bagi rakyat Argentina.

Di tengah kerumunan, berbagai nyanyian menyatukan tiga simbol emosional bangsa. "Untuk Malvinas, untuk Diego, untuk Piala Dunia terakhir Leo!" seru para pendukung sambil mengibarkan bendera nasional. Keyakinan serupa diteriakkan suporter lain, "Malvinas milik kami, Piala Dunia juga milik kami! Ole... ole... ole... Messi... Messi!"

Drama Tertinggal dan Kebangkitan Dramatis

Pertandingan sendiri berjalan penuh tekanan. Argentina sempat tertinggal lebih dulu lewat gol pemain Inggris, Anthony Gordon, pada menit ke-55. Gol tersebut sempat membungkam suasana di berbagai bar dan restoran di Buenos Aires.

Namun, mentalitas pantang menyerah yang menjadi ciri khas tim asuhan Lionel Scaloni kembali teruji. Argentina berhasil membalikkan keadaan melalui gol Enzo Fernandez sebelum akhirnya Lautaro Martinez mengunci kemenangan di menit-menit akhir laga.

Statistik Kunci Pertandingan:

  • Skor Akhir: Argentina 2-1 Inggris
  • Pencetak Gol Argentina: Enzo Fernandez, Lautaro Martinez (Injury Time)
  • Pencetak Gol Inggris: Anthony Gordon (55')
  • Status: Argentina melaju ke Final Piala Dunia 2026

Harapan Menuju Final Melawan Spanyol

Bagi warga seperti Gladys, seorang nenek berusia 70 tahun yang menyaksikan laga sambil menggenggam poster Diego Maradona, kemenangan ini sudah ia prediksi sejak awal. Meski sempat tegang saat tertinggal, ia tetap yakin Argentina akan membalikkan keadaan.

"Sejak awal saya tahu kami akan menang dan kami juga akan mengalahkan Spanyol," ucapnya penuh percaya diri merujuk pada lawan Argentina di partai final nanti.

Senada dengan Gladys, Fabian Sidotti (37), seorang pemilik toko lokal, menilai kemenangan ini adalah bukti karakter Albiceleste. "Kami berjuang sampai detik terakhir. Apa pun bisa terjadi hingga menit terakhir. Teruslah mendukung tim sampai peluit akhir saat melawan Spanyol nanti," katanya.

Kini, Argentina tinggal selangkah lagi untuk mempertahankan gelar juara dunia. Misi meraih dua trofi Piala Dunia secara beruntun akan ditentukan dalam laga final menghadapi Spanyol, sebuah partai yang diprediksi akan kembali menghentikan denyut nadi publik Argentina demi mendukung Lionel Messi dan kawan-kawan. (AFP/Dhk/I-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |