Argentina vs Inggris: Jawaban Scaloni soal Kritik Gaya Bermain Anak Asuhnya

1 week ago 9
 Jawaban Scaloni soal Kritik Gaya Bermain Anak Asuhnya Pelatih tim nasional Argentina Lionel Scaloni.(Asosiasi Sepak Bola Argentina/AFA)

PELATIH tim nasional Argentina, Lionel Scaloni merespons gelombang kritik gaya bermain anak asuhnya yang kurang meyakinkan di Piala Dunia 2026. Menjelang bentrokan melawan Inggris di semifinal, Scaloni pasang badan dan menegaskan mental anak asuhnya berada di level tertinggi.

Langkah Albiceleste ke babak empat besar memang diwarnai catatan kritis. Sang juara bertahan harus memeras keringat melalui babak perpanjangan waktu saat meredam Tanjung Verde dan Swiss, serta nyaris terjungkal dari Mesir di babak 16 besar. Namun, bagi Scaloni, hasil akhir jauh lebih berbicara daripada perdebatan sepak bola di atas kertas.

"Kami tidak bermain seburuk yang dituduhkan media. Jika kami berada di semifinal, itu karena ada cetak biru strategi yang berjalan dengan benar. Satu setengah bulan lalu, saya akan menerima opsi apa pun asal tim ini bisa menembus semifinal. Kondisi fisik atau kelelahan bukan lagi alasan," tegas Scaloni dengan nada dingin saat konferensi pers.

Ia menilai, konsistensi Argentina menembus semifinal dalam empat edisi Piala Dunia terakhir menjadi bukti dari kematangan mentalitas juara mereka. Di bawah kepemimpinan Lionel Messi, yang baru pertama kali menghadapi Inggris di laga kompetitif sepanjang kariernya, Argentina membuktikan diri sebagai tim yang tahu cara memenangkan laga-laga krusial di tengah situasi sulit.

Scaloni juga meredam potensi eskalasi di luar lapangan terkait memori Perang Malvinas 1982 yang kerap membayangi pertemuan kedua negara. Ia menegaskan kedaulatan olahraga harus tetap dijaga dengan menghormati masa lalu tanpa menjadikannya provokasi di lapangan hijau.

"Mencampuradukkan sepak bola dengan tragedi perang masa lalu adalah sebuah kegilaan. Kami menghormati sejarah dan para pahlawan kami, tetapi besok murni adalah 90 menit pertarungan taktis. Fokus kami hanya satu: menumbangkan Inggris demi menyegel tiket final di New Jersey," kata dia. (Espn/P-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |