Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono(Antara)
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan pesan mendalam kepada seluruh kadernya mengenai hakikat kekuasaan dalam sistem demokrasi. AHY menegaskan bahwa kekuasaan tidak boleh digenggam oleh seseorang terlalu lama karena pada dasarnya kekuasaan adalah milik rakyat.
"Kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya. Kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu," ujar AHY saat berpidato dalam acara HUT Ke-25 Partai Demokrat yang digelar di Gedung DPP Demokrat, Jakarta, Sabtu (5/9)).
Menurut AHY, prinsip pembatasan kekuasaan ini sangat krusial untuk dipegang teguh oleh para kader demi menjaga iklim demokrasi di Indonesia agar tetap sehat. Ia menekankan bahwa demokrasi memberikan hak sepenuhnya kepada masyarakat untuk memilih dan dipilih sebagai pemimpin.
Eks perwira TNI tersebut juga menyoroti pentingnya menjaga siklus demokrasi melalui pelaksanaan pemilu yang aman dan nyaman. Baginya, pemilu yang kondusif adalah kunci terpenuhinya hak-hak konstitusional warga negara.
Dalam pidatonya, AHY mengambil contoh nyata dari masa pemerintahan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia menilai transisi kepemimpinan setelah dua periode masa jabatan SBY merupakan preseden baik bagi demokrasi Indonesia.
"Kita patut belajar dari 10 tahun pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, termasuk ketika pergantian kekuasaan berlangsung damai dan demokratis setelah dua periode," tuturnya.
Menjelang kontestasi politik mendatang, AHY kembali mengingatkan kadernya untuk memastikan proses pemilu berjalan ideal, aman, dan amanah. Ia menekankan pentingnya legitimasi dari suara rakyat dalam setiap pergantian kepemimpinan.
"Siapa pun yang menang harus menang karena mendapatkan kepercayaan rakyat dan siapa pun yang kalah harus menghormati kehendak rakyat," tegas AHY.
Acara peringatan HUT Ke-25 Partai Demokrat tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting partai, di antaranya Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono, Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Benny K. Harman, serta Ketua Umum Srikandi Demokrat Annisa Pohan. (Ant/E-3)













































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4951307/original/044250400_1727138623-IMG_20240923_215315.jpg)



