Ilustrasi(magnifik)
RASA gatal pada kulit sering membuat seseorang ingin menggaruk karena dapat memberikan rasa lega untuk sementara. Namun, menggaruk kulit berulang kali, terutama terlalu keras, dapat memperparah iritasi, menimbulkan luka, dan meningkatkan risiko infeksi.
Kondisi ini kemudian dapat membentuk siklus gatal dan garuk yang membuat keluhan peradangan semakin sulit dikendalikan.
Kenapa kulit bisa terasa gatal
Rasa gatal pada kulit dapat muncul karena beberapa kondisi. Selain penyakit kulit seperti peradangan dan psoriasis, gatal juga dapat dipicu oleh kulit yang sangat kering, gigitan serangga, hingga reaksi alergi.
-
Kulit sangat kering
Kulit yang kehilangan terlalu banyak kelembapan dapat menjadi kering, pecah-pecah, dan terasa gatal. Kondisi ini dapat terjadi karena berbagai faktor, termasuk penggunaan produk yang terlalu keras atau terlalu sering mandi dengan air panas.
-
Gigitan serangga
Gigitan serangga seperti nyamuk dapat menimbulkan rasa gatal yang biasanya berlangsung sementara. Namun, serangga atau parasit yang menetap di kulit, seperti kutu kasur, kutu rambut, dan tungau penyebab kudis, dapat membuat rasa gatal berlangsung lebih lama.
-
Reaksi alergi
Gatal juga dapat muncul ketika kulit mengalami reaksi terhadap zat tertentu. Bahan seperti nikel, pewangi, sampo, lateks, dan sejumlah bahan lain dapat memicu reaksi alergi pada kulit yang disertai ruam dan rasa gatal.
Cara Meredakan Rasa Gatal
Penanganan kulit gatal bergantung pada penyebabnya. Namun, beberapa langkah sederhana dapat membantu meredakan gatal sekaligus mencegah kulit semakin rusak akibat garukan.
- Jaga kelembapan kulit. Gunakan pelembap tanpa pewangi secara teratur, terutama setelah mandi. Pelembap membantu menjaga lapisan pelindung kulit dan mencegah kulit menjadi kering serta pecah-pecah.
- Gunakan kompres dingin. Handuk yang dibasahi air dingin dapat ditempelkan pada area yang gatal selama beberapa menit untuk membantu meredakan rasa gatal. Mandi dengan air sejuk atau hangat kuku juga dapat membantu.
- Hindari pemicu iritasi. Sabun, pelembap, deterjen, atau produk perawatan kulit yang mengandung pewangi dapat mengiritasi kulit. Pakaian yang terlalu ketat atau berbahan kasar seperti wol juga dapat memperburuk keluhan pada sebagian orang.
- Jaga kuku tetap pendek. Jika rasa gatal muncul, kulit sebaiknya tidak digosok atau digaruk terlalu keras. Menjaga kuku tetap pendek dan bersih dapat membantu mengurangi kerusakan kulit jika tanpa sadar menggaruk.
Jika rasa gatal terus berlangsung, berulang, semakin berat, atau disertai perubahan pada kulit seperti kemerahan, bengkak, ruam, dan luka, penyebabnya perlu diperiksa. Penanganan selanjutnya dapat disesuaikan dengan kondisi yang mendasari rasa gatal tersebut.
Sumber: American Academy of Dermatology, National Health Service, Mayo Clinic













































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4951307/original/044250400_1727138623-IMG_20240923_215315.jpg)



