Yordania Sukses Cegat 10 Rudal Balistik Iran yang Sasar Pangkalan AS

2 weeks ago 6
Yordania Sukses Cegat 10 Rudal Balistik Iran yang Sasar Pangkalan AS Rudal yang dipamerkan di Lapangan Azadi, Teheran, Iran, pada 11 Februari 2026.(Dok. Anadolu Agency/Fatemeh Bahram )

ANGKATAN Bersenjata Yordania (JAF) mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat 10 rudal balistik yang melintasi wilayah udara kerajaan tersebut pada Rabu (2/9). Serangan ini merupakan bagian dari eskalasi militer besar-besaran yang diluncurkan oleh Iran terhadap aset-aset Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah.

Dalam pernyataan resminya, pihak militer Yordania merinci bahwa total terdapat 13 rudal balistik yang terdeteksi memasuki ruang udara mereka. Dari jumlah tersebut, mayoritas berhasil dihancurkan di udara sebelum mencapai target.

"Pertahanan udara Yordania mencegat serangan yang terdiri dari 13 rudal balistik yang memasuki wilayah udara negara kami. Sebanyak 10 rudal berhasil dicegat dan dihancurkan, sementara tiga lainnya jatuh di daerah yang jauh dari permukiman penduduk," tulis pernyataan Angkatan Bersenjata Yordania sebagaimana dikutip dari Sputnik/RIA Novosti.

Klaim Serangan IRGC

Sebelumnya pada Selasa (1/9), Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran secara terbuka menyatakan telah meluncurkan serangan rudal balistik ke sejumlah pangkalan militer AS, termasuk yang berada di wilayah Yordania. Serangan ini diklaim sebagai aksi balasan atas agresi udara AS terhadap wilayah kedaulatan Iran sebelumnya.

IRGC mengeklaim bahwa operasi tersebut berhasil mencapai target strategis. Dalam laporannya, Teheran menyebut serangan itu mengakibatkan banyak korban jiwa di kalangan personel militer AS. Selain itu, IRGC menyatakan telah menghancurkan infrastruktur pangkalan serta sejumlah helikopter militer milik pasukan Amerika.

Detail Operasi Keterangan
Total Rudal Terdeteksi 13 Rudal Balistik
Rudal Berhasil Dicegat 10 Rudal
Rudal Jatuh di Wilayah Yordania 3 Rudal (Area Non-Permukiman)
Target Utama (Klaim IRGC) Pangkalan Militer AS & Infrastruktur Helikopter

Ketegangan Regional Meningkat

Aksi saling serang ini menandai titik didih baru dalam konflik antara Washington dan Teheran. Yordania, yang secara geografis berada di antara kedua pihak yang bertikai, kini berada dalam posisi waspada tinggi untuk melindungi kedaulatan wilayah udaranya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Amerika Serikat belum memberikan rincian resmi mengenai jumlah pasti korban atau tingkat kerusakan di pangkalan mereka akibat serangan rudal tersebut. Namun, ancaman balasan dari Presiden AS Donald Trump sebelumnya telah memberikan sinyal bahwa konflik ini berisiko meluas menjadi perang terbuka di kawasan tersebut. (Ant/I-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |