Belajar Kebudayaan Suku Tengger di Bromo, Lewat Kegiatan “Spirit of Adventure”

7 hours ago 1
Belajar Kebudayaan Suku Tengger di Bromo, Lewat Kegiatan “Spirit of Adventure” Ilustrasi(Dok Istimewa)

Belajar di ruang kelas sudah menjadi sebuah rutinitas siswa di 17 SMPK PENABUR Jakarta. Namun, belajar makna kehidupan secara langsung tentu akan menjadi pengalaman tak terlupakan bagi 1.096 siswa yang berpartisipasi dalam “Spirit of Adventure” SMPK PENABUR Jakarta.

Berlangsung pada tanggal 9-21 September 2026, “Spirit of Adventure” mengajak siswa merasakan langsung bagaimana hidup dan tinggal di Sanja Desa Tosari. Sebuah desa yang berada di kaki gunung Bromo yang menawarkan keindahan alam dengan kekayaan budaya suku Tengger.

“Ini merupakan kegiatan yang diikuti siswa kelas 8, dimana mereka bersama teman-teman baru dari berbagai SMP PENABUR naik kereta dari Stasiun Gambir ke Stasiun Malang menempuh waktu perjalanan 12 jam.” ujar Ferry Marwanti, Kepala Jenjang SMPK PENABUR Jakarta.

Ferry mengatakan, tujuan kegiatan “Spirit of Adventure” adalah untuk mengajarkan siswa bahwa sungguh besar kasih Tuhan dan perlu disyukuri.

“Bersyukur dengan cara belajar tinggal bersama penduduk di desa, jauh berbeda dengan kehidupan siswa yang tinggal di kota besar. Pada kegiatan di desa, setiap siswa akan tinggal bersama dengan ayah dan ibu baru, disini rasa simpati dan empati mereka dilatih, kemudian jiwa kemandirian turut diasah. Lalu, siswa diajak menghargai alam ciptaan Tuhan lewat renungan pagi di alam terbuka.” jelas Ferry.

Kegiatan siswa selama di Sanja Desa Tosari, yaitu tinggal di rumah penduduk desa, memanen kentang serta mengolahnya menjadi makanan yang lezat, mengukur tanaman penyerap karbondioksida, menyaksikan kesenian khas Jawa Timur Monel, Reog Ponorogo, dan Bala Gandrung, serta menikmati matahari terbit di Bromo.

“Aku baru saja mengikuti kegiatan mengukur tanaman penyerap, jadi aku menggunakan meteran untuk mengetahui kelilingnya dengan rumus yang diberikan, dan hasilnya kita jadi tahu sebatang pohon bisa menyerap karbondioksida berapa banyak.” ujar Amelia Roberta, siswa SMPK PENABUR Summarecon Bekasi bersama satu rekannya yang berhasil menjawab paling cepat dan mendapatkan hadiah.

Rachel Jefanya Naibaho, siswa SMPK 5 PENABUR turut membagikan ceritanya selama menjalankan kehidupan bersama penduduk desa.

“Disini dinginnya alami kalau di rumah harus pakai AC.” ungkap Rachel.

“Kegiatan favoritku itu panen kentang karena sebuah pengalaman baru bagiku. Untuk masakan olahan dari kentang, aku dan teman satu rumah yang berasal dari berbeda sekolah, sebelumnya membuat WhatsApp Group untuk berkenalan sekaligus berdiskusi menentukan masakan yang akan kita buat, lalu mencari dan membawa bahan-bahannya kesini. Setelah itu, kita ketemu, lalu bagi-bagi tugas, siapa yang memotong, membuat adonan, hingga memasak kentang. Seru pokoknya! Jadi, menurutku ini kegiatan yang berguna, jika kita sudah besar nanti, kita jadi bisa mencari dan mengolah makanan untuk diri ketika sendiri.” lanjut Rachel bercerita.

“Aku ikut kegiatan ini karena ingin menemukan pengalaman baru dan berekspektasi bahwa kegiatan ini menyenangkan.” tutur Zefanya Humala Salomo Tambunan dan Richelle Nathania Tandy, siswa SMPK PENABUR Depok.

“Setelah dijalankan ekspektasi dan realitanya ternyata sesuai, aku bisa melihat pemandangan yang indah, punya teman baru, belajar kehidupan baru dengan warga desa, naik jeep, seru pokoknya.” ungkap Zefanya dan Richelle.

Kegiatan “Spirit of Adventure” SMPK PENABUR Jakarta bertujuan membentuk profil siswa yang BEST. Be Tough, mengembangkan karakter yang tangguh, mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab melalui pengalaman belajar di luar kelas dengan berbagai tantangan yang dihadapi selama kegiatan berlangsung. Excel Worldwide, mengembangkan kemampuan kepemimpinan, berpikir kritis, adaptasi, dan pemecahan masalah melalui interaksi langsung dengan lingkungan dan masyarakat setempat.

Share with Society, menumbuhkan kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, serta menghargai keberagaman budaya dan kehidupan bermasyarakat. Trust in God, menumbuhkan rasa syukur kepada Tuhan melalui penghayatan terhadap keindahan alam, budaya, dan kehidupan masyarakat suku Tengger. (H-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |