Presiden FIFA Gianni Infantino.(AFP)
SALAH satu wakil presiden FIFA secara resmi menarik dukungannya kepada Presiden Gianni Infantino, menyusul langkah pemecatan kontroversial terhadap figur internal yang melayangkan kritik pedas.
Petinggi FIFA yang mencabut dukungannya adalah Sandor Csanyi, Wakil Presiden sekaligus anggota dewan FIFA asal Hungaria. Dalam surat yang dikirimkan kepada Infantino pada Selasa (18/9), ia menyatakan bahwa Infantino telah kehilangan kepercayaan yang sebelumnya ia berikan.
"Keyakinan saya bahwa Anda mampu terus memimpin FIFA secara sukses dan efektif... telah runtuh,"* tulis Csanyi dalam surat tersebut.
Keputusan tegas Csanyi ini dipicu oleh sederet keputusan kontroversial, terutama rencana Infantino yang kini telah dibatalkan untuk melibatkan investasi swasta dan menyerahkan kompetisi Piala Dunia kepada pihak eksternal. Namun, puncak dari kekecewaan tersebut adalah pemecatan mendadak terhadap COO FIFA, Kevin Lamour.
Lamour sebelumnya kehilangan jabatannya setelah membelot dari jajaran direktur senior FIFA bulan lalu. Ia mengeluarkan pernyataan keras yang mengkritik rencana investasi swasta Infantino pada ajang Piala Dunia.
Bagi Csanyi, pemecatan Lamour menunjukkan adanya kelemahan serius dalam standar etika, penilaian profesional, dan kepemimpinan Infantino.
Tekanan terhadap Infantino pun kian membuncah. Sehari sebelumnya, Wakil Presiden UEFA Laura McAllister turut mengecam langkah pemecatan Kevin Lamour, menyebut tindakan FIFA tersebut mengirimkan "pesan yang sangat meresahkan bagi semua pihak yang menginginkan perubahan.”
(AFP/P-4)


















































