TEMPO.CO, Jakarta - Terowongan pohon Dark Hedges di Irlandia Utara, yang populer setelah kemunculannya dalam serial populer Game of Thrones, kini terancam punah. Deretan pohon tua yang ikonis itu mulai mencapai akhir masa hidup dan belum ada penggantinya.
Causeway Coast and Glens Heritage Trust (CCGHT), yang mengambil alih kendali pengelolaan terowongan itu dari Dark Hedges Preservation Trust, menghadaapi tantangan rumit untuk menyeimbangkan popularitas situs tersebut dengan ekosistemnya yang rapuh. Badai baru-baru ini, termasuk Badai Isha dan Badai Eowyn, telah memakan korban, merobohkan 13 pohon sejak November 2023 dan semakin melemahkan pohon beech yang menua.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Kemunculannya Dark Hedges dalam Game of Thrones mengubah jalan yang dulunya sepi menjadi objek wisata global. Para pengunjung berdatangan untuk merasakan suasana mistis secara langsung. Masuknya wisatawan ini, selain meningkatkan ekonomi lokal, juga telah membebani lingkungan dan masyarakat sekitar.
Rencana Penyelamatan Dark Hedges
CCGHT telah menguraikan rencana komprehensif untuk masa depan Dark Hedges. Perwalian tersebut akan memprioritaskan pengelolaan dan pemeliharaan pohon-pohon tua yang tersisa, memastikan keselamatan dan aksesibilitas pengunjung, sekaligus mengurangi dampaknya terhadap penduduk setempat.
Hal yang terpenting, perwalian tersebut juga akan mengeksplorasi cara memanfaatkan popularitas situs tersebut untuk manfaat sosial-ekonomi yang berkelanjutan. Masa depan Dark Hedges masih belum pasti, tetapi CCGHT berkomitmen untuk menemukan jalan yang melestarikan keajaibannya untuk generasi mendatang. Pekerjaan tersebut akan dimulai dengan rencana pengelolaan baru untuk pohon-pohon tersebut sebagai bagian dari Rencana Induk Dark Hedges.
Kepala eksekutif CCGHT Graham Thompson mengatakan bahwa ini adalah "era baru" bagi Dark Hedges. Mereka menyadari bahwa Dark Hedges merupakan permata bagi wisata lokal. Jadi, wajar saja jika tempat ini menarik banyak pengunjung setiap tahun, termasuk penggemar acara TV Game Of Thrones. Namun, popularitas situs tersebut di samping sifat rapuh pohon-pohon yang sekarang sudah sangat tua ini memerlukan pendekatan yang matang untuk melindungi keindahan alamnya. “Bagaimanapun, pohon-pohon tersebut sekarang mendekati ulang tahun ke-250 penanamannya," kata dia, seperti dilansir dari The Independent, Senin, 31 Maret 2025.
Penanaman Bibit Pohon Muda
Thompson mengatakan akan bekerja sama dengan mitra membuat rencana induk baru dan merilis peta jalan untuk memberikan jaminan bahwa situs tersebut dikelola dengan cara terbaik. Mereka menyadari bahwa pohon-pohon tersebut akan segera mencapai akhir kehidupan alaminya. “Mari kita semua bekerja sama untuk memastikan bahwa tempat yang sangat istimewa ini tetap seperti itu selama mungkin," kata dia.
Sebelumnya, pengelola telah melakukan upaya penyelamatan yang meliputi penanaman kembali, pemasangan tanda interpretatif, dan pengelolaan pohon dengan ahli bedah pohon dan ahli pohon, serta promosi situs secara daring.
Selanjutnya, mereka merencanakan anak-anak dari sekolah setempat akan menanam bibit pohon muda yang tumbuh dari stok benih Dark Hedges. Penanaman ini menjadi langkah pertama menuju regenerasi jangka panjang.
Anggota dewan Causeway Coast and Glens Mervyn Storey mewakili Heritage Trust pada forum manajemen baru. Ia mengatakan bahwa Dark Hedges merupakan objek wisata yang sangat di daerah itu. “Kami sekarang berada dalam posisi di mana kami dapat bekerja sama untuk meningkatkan pengelolaan situs tersebut dan berupaya untuk meningkatkan keawetannya," kata dia.
Sejarah Dark Hedges
Dilansir discovernorthernireland.com, jalanan pohon beech ini ditanam oleh keluarga Stuart pada abad kedelapan belas. Jalan ini dimaksudkan sebagai fitur lanskap yang menarik untuk mengesankan pengunjung saat mereka mendekati pintu masuk rumah besar bergaya Georgia milik mereka, Gracehill House. Dua abad kemudian, pohon-pohon ini masih ada dan telah menjadi salah satu fenomena alam yang paling banyak difoto di Irlandia Utara.
Terowongan pohon ini muncul di beberapa episode Game of Thrones, salah satunya di Musim 2, Episode 1: The North Remembers - Di King's Road, ketika Arya Stark melarikan diri dari King's Landing, menyamar sebagai seorang anak laki-laki. Dia bersama Yoren, Gendry, Hot Pie, dan yang lainnya yang akan bergabung dengan Night's Watch, dalam sebuah kereta, melakukan perjalanan ke utara di Kingsroad.