Purbaya Soroti Minimnya Koordinasi Penanggulangan Gempa di NTT

23 hours ago 1
Purbaya Soroti Minimnya Koordinasi Penanggulangan Gempa di NTT Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (bertopi biru).(Dok Kemenkeu)

MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan masih kurangnya koordinasi dalam penanganan pascabencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Saat meninjau langsung kondisi masyarakat dan fasilitas terdampak bencana di NTT, Rabu (19/8), menkeu menerima laporan beberapa tempat yang belum mendapatkan bantuan, salah satunya Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, NTT.

"Kita akan minta BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) untuk melihat daerah itu. Jadi kan di sini ada BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) juga, saya akan minta mereka koordinasi juga dengan BNPB," ujarnya kepada awak media di NTT, Rabu (19/8).

"Kayaknya seperti tidak ada koordinasi antara daerah dan pusat untuk penanggulangan bencananya, karena ketika saya tanya di BPBD banyak tidak tahunya," imbuhnya.

Purbaya mengatakan BPBD harus memanfaatkan jaringan yang ada di daerah sehingga lebih cepat sampai ke daerah yang membutuhkan.

Menkeu menegaskan bahwa pemerintah akan menyiapkan dukungan APBN berdasarkan kebutuhan penanganan bencana di lapangan. Kementerian Keuangan juga memastikan ketersediaan anggaran untuk mendukung BNPB dalam menjalankan tugas penanganan bencana. 

“Yang jelas, dari Kementerian Keuangan kami menyiapkan dana yang cukup sehingga BNPB kinerjanya tidak terganggu. Kalau nanti membutuhkan tambahan, kita tambah. Jadi untuk bencana, anggarannya selalu kita utamakan,” tegas menkeu. 

Sebelumnya, Menkeu menyampaikan bahwa lemerintah siap membantu kebutuhan pembiayaan penanganan bencana di NTT dengan terlebih dahulu menggunakan anggaran BNPB yang telah disiapkan. Meskipun sebagian dari alokasi sekitar Rp5 triliun tersebut telah digunakan, pemerintah memastikan kebutuhan penanganan dampak bencana tetap akan terpenuhi sesuai perkembangan kebutuhan di lapangan. 

"(Anggaran bencana) cukup. BNPB masih punya beberapa ratus miliar, baru ngajukan ke kami 2 hari yang lalu, kami acc dengan cepat, dan nanti kalau butuh tambahan ya kita tambah. Jadi untuk bencana, anggarannya selalu kita utamakan," ungkapnya.

"Setiap tahun itu kan disediakan Rp5 triliun untuk bencana. Sekarang di sini sebagian sudah terpakai. Masih ada beberapa ratus miliar yang tersisa. Yang jelas kita akan isi lagi sesuai dengan kebutuhan," pungkasnya. (E-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |