Pemberangkatan bantuan dari Polda Bali ke Flores, NTT.(Dok. MI)
POLDA Bali merespons cepat penanganan dampak bencana alam gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Setelah sebelumnya menyalurkan bantuan logistik berupa makanan dan pakaian, kini Polda Bali mengirimkan personel Brimob berpengalaman serta kendaraan khusus untuk mendukung operasi kemanusiaan di wilayah terdampak.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, menyatakan bahwa sebanyak 10 personel SAR Satuan Brimob Polda Bali diberangkatkan untuk melaksanakan tugas Bantuan Kendali Operasi (BKO) ke Polda NTT. Pemberangkatan ini dilakukan pada Rabu (19/8/2026) sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap sesama.
Prosesi pelepasan personel dipimpin langsung oleh Dansat Brimob Kombes Pol. Febryanto Siagian, didampingi para Pejabat Utama (PJU) Satbrimob di Mako Brimob Tohpati pada Selasa (18/8/2026) sore. Tim SAR yang dipimpin oleh IPDA Nyoman Suastika ini merupakan personel pilihan yang memiliki spesialisasi di wilayah bencana.
"Ini adalah amanah dan bentuk nyata bhakti Brimob untuk negeri. Kami berpesan agar personel dapat melaksanakan tugas BKO dengan sebaik-baiknya, melayani masyarakat dengan humanis, ikhlas, dan profesional, serta tetap menjaga nama baik Polda Bali," ujar Kombes Pol. Febryanto Siagian.
Dukungan Kendaraan Khusus (Ransus)
Untuk menunjang efektivitas operasi di lapangan, Polda Bali menyertakan empat unit kendaraan khusus (Ransus) yang memiliki fungsi vital bagi para pengungsi, antara lain:
- Ransus Randurlap: Kendaraan dapur lapangan untuk penyediaan makanan siap saji.
- Ransus Water Treatment: Kendaraan pengolahan air bersih.
- Ran Support Dapur Lapangan: Kendaraan pendukung logistik konsumsi.
- Ran Isuzu D-Max: Kendaraan operasional taktis.
Kombes Pol. Ariasandy menambahkan bahwa kehadiran Ransus tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak, terutama ketersediaan air bersih dan konsumsi yang layak di lokasi bencana.
Rute Perjalanan Jalur Darat dan Laut
Rombongan tim SAR Brimob Polda Bali menempuh jalur darat dan laut untuk mencapai titik lokasi di Flores. Rute yang dilalui meliputi Pelabuhan Padang Bai (Bali) menuju Lembar (Lombok), dilanjutkan dari Gilimas (NTB) menuju Kupang (NTT), dan berakhir di Ende, Flores.
Keberangkatan tim ini mempertegas komitmen Polda Bali untuk selalu hadir membantu masyarakat di seluruh Indonesia yang membutuhkan bantuan darurat. "Selamat bertugas, jaga kesehatan dan kekompakan. Jadilah pelayan dan pelindung masyarakat yang membawa rasa aman serta harapan bagi korban bencana," pungkas Ariasandy. (H-3)


















































