Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja meninjau kawasan Taman Sehati Stadion Wibawamukti, Cikarang Timur, sebagai langkah awal dalam menyiapkan penataan ruang publik terpadu.(MI/ANTON KUSTEDJA)
PEMERINTAH Kabupaten Bekasi akan menata kawasan Taman Sehati yang berada di depan Stadion Wibawamukti, Cikarang Timur, menjadi ruang publik terpadu. Taman ini akan menggabungkan kawasan rekreasi keluarga, pusat kuliner, ruang terbuka hijau, dan sentra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pengembangan kawasan tersebut diharapkan mampu menghadirkan destinasi wisata baru bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat mengunjungi kawasan Taman Sehati. Peninjauan yang dilakukan bersama perangkat daerah, mahasiswa, dan organisasi kepemudaan ini merupakan langkah awal untuk menyusun konsep penataan kawasan agar lebih tertata dan memiliki nilai ekonomi.
Plt Bupati mengatakan, Kabupaten Bekasi selama ini belum memiliki ruang publik yang representatif sebagai tempat masyarakat berkumpul dan berwisata, khususnya pada akhir pekan.
"Kita ingin menghadirkan ruang publik yang nyaman. Ada area kuliner, taman bermain anak, tempat bersantai sambil menikmati hiburan musik, sehingga masyarakat memiliki pilihan untuk berkumpul bersama keluarga tanpa harus keluar daerah," ujar Asep Surya, Senin (27/7).
Nantinya, kata dia, kawasan Taman Sehati akan dibagi ke dalam beberapa zona, seperti area kuliner, taman bermain anak, ruang terbuka hijau, hingga area hiburan. Penataan itu akan dipimpin perangkat daerah terkait dengan melibatkan masukan dari kalangan akademisi dan generasi muda.
Asep menegaskan, pengembangan kawasan bukan hanya bertujuan mempercantik wajah Kabupaten Bekasi, tetapi juga menjadi pusat perputaran ekonomi baru melalui pemberdayaan pelaku UMKM.
"Kita tidak akan menggusur masyarakat. Justru UMKM akan kita fasilitasi agar tumbuh menjadi kekuatan ekonomi masyarakat Kabupaten Bekasi," ujarnya.
DUKUNGAN CSR
Dia juga akan membuka ruang bagi berbagai elemen masyarakat untuk memberikan ide dan inovasi dalam pengembangan kawasan tersebut. Pemerintah Kabupaten Bekasi akan mengundang tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kemasyarakatan, hingga mahasiswa untuk bersama-sama menyempurnakan konsep penataan.
Selain memanfaatkan anggaran yang tersedia, pemerintah juga akan mengoptimalkan dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan dan perbankan sebagai salah satu sumber pendanaan pengembangan kawasan.
Melalui penataan Taman Sehati, Pemkab Bekasi berharap dapat menghadirkan ikon baru ruang publik yang nyaman, memperkuat sektor UMKM, meningkatkan PAD, sekaligus mendukung terwujudnya visi ‘Bangkit, Maju, Sejahtera’.

















































