Penampakan bangkai Pajero Sport dan anggota Polantas Batanghari dan warga dalam jurang sedalam enam meter di pinggir Jalan Ness Jambi sebelum dievakuasi Rabu petang (19/8).(Dok Polres Batanghari)
DIDUGA akibat kehilangan kendali, minibus Mitsubishi Pajero Sport berwarna putih dengan nomor polisi BH 1165 GI tergelincir dan masuk jurang sedalam enam meter di Jalan Ness, Desa Petajen, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Jambi.
Peristiwa kecelakaan tunggal yang terjadi pada Rabu (19/8) petang tersebut menyebabkan pengemudi kendaraan, Chandra Wijaya, 59, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, seorang penumpang perempuan bernama Desi, 59, dilaporkan mengalami cedera serius.
Personel Polantas Polres Batanghari mengevakuasi korban luka ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Kedua korban diketahui merupakan warga Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, yang saat itu tengah dalam perjalanan menuju Kota Muarabulian.
Kasat Lantas Polres Batanghari, Ajun Komisaris Agung Prasetyo Soegiono, mengonfirmasi insiden maut tersebut. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kecelakaan diduga dipicu oleh laju kendaraan yang kencang di ruas Jalan Ness yang sempit dan dikenal rawan kecelakaan.
"Dari hasil pemeriksaan awal, kendaraan berjalan dari arah Jambi menuju Muara Bulian. Diduga pengemudi hilang kendali ke sebelah kiri jalan, kemudian terhempas ke pinggir jalan dan masuk ke jurang kurang lebih enam meter," ungkap Agung, Kamis (20/8).
Pihak kepolisian juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa lokasi kecelakaan merupakan jalan lurus dengan kondisi aspal yang baik, meskipun marka jalan putus-putus di area tersebut terpantau mulai memudar.
Terkait kondisi kendaraan, pemeriksaan awal menyatakan Mitsubishi Pajero tersebut dalam keadaan layak jalan sebelum insiden terjadi. Sistem pengereman dan lampu sein berfungsi normal, serta kondisi ban kendaraan masih dalam keadaan bagus. (I-2)


















































