Nelayan Hilang di Pantai Saba Gianyar, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

2 hours ago 1
Nelayan Hilang di Pantai Saba Gianyar, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Tim SAR melakukan pencarian nelayan yang hilang.(MI/Ruta Suryana)

Warga di sekitar Pantai Saba, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, digegerkan dengan penemuan sebuah jukung (perahu kecil) yang terdampar tanpa awak pada Jumat (17/7) sekitar pukul 15.15 Wita. Penemuan ini memicu kekhawatiran bahwa pemilik jukung tersebut terjatuh ke laut saat sedang melaut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui bernama Nyoman Darin (51). Ia dilaporkan berangkat melaut dari Pantai Lebih, Gianyar, pada pagi hari sekitar pukul 06.00 Wita. Namun, hingga sore hari, hanya perahunya yang ditemukan terdampar di bibir pantai.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari Kasat Polair Gianyar, Gede Budha, pada pukul 17.40 Wita. "Merespons adanya laporan orang terjatuh ke laut, kami berangkatkan empat personel menuju Pantai Saba," ujar Sidakarya.

Tim SAR tiba di lokasi pada pukul 19.30 Wita dan langsung berkoordinasi dengan unsur terkait serta keluarga korban. Meskipun pencarian segera dimulai, tim menghadapi kendala teknis di lapangan yang menghalangi penggunaan alat utama (alut) laut pada malam pertama.

"Tim SAR tidak menurunkan alut laut untuk penyisiran karena air laut surut sehingga banyak bebatuan di bibir pantai. Selain itu, jarak pandang yang sangat terbatas berisiko membahayakan personel," jelas Sidakarya.

Sebagai langkah awal, tim gabungan melakukan penyisiran darat ke arah barat dan timur Pantai Saba sejauh 1,5 kilometer dari titik jukung ditemukan. Hingga pukul 22.00 Wita, upaya tersebut belum membuahkan hasil atau menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Rencana Operasi SAR Hari Kedua

Operasi pencarian dilanjutkan kembali pada Sabtu (18/7) pagi dengan skala yang lebih luas. Tim SAR gabungan telah menyusun rencana pergerakan yang melibatkan pemantauan udara dan laut.

Rencana operasi hari ini mencakup:

  • Pengerahan 3 unit rubber boat dan 10 jukung nelayan setempat.
  • Luas area pencarian di perairan mencapai 27,99 NM².
  • Penggunaan drone thermal untuk pemantauan dari udara guna mendeteksi suhu tubuh atau objek di permukaan laut.
  • Penyisiran darat oleh SRU (Search and Rescue Unit) sejauh 3 kilometer ke arah barat dan timur dari lokasi penemuan jukung.

Operasi besar ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, TNI-AL, Pol Airud Polres Gianyar, Polsek Gianyar, BPBD Gianyar, Ditsamapta Polda Bali, SAR Brimob Polda Bali, Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Saba, Balawista Gianyar, serta bantuan dari pihak keluarga dan masyarakat setempat. (E-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |