NasDem Minta PPATK Perketat Pengawasan Judi Online yang Sasar TNI-Polri

1 week ago 19
NasDem Minta PPATK Perketat Pengawasan Judi Online yang Sasar TNI-Polri ilustrasi(Antara)

Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai NasDem Komisi III DPR RI, Machfud Arifin, meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk tidak mengendurkan pengawasan serta penindakan terhadap praktik judi online. Ia menilai maraknya judi online saat ini sudah sangat meresahkan karena tidak hanya menjangkau masyarakat kecil, tetapi juga oknum aparat penegak hukum dari unsur TNI maupun Polri.

"Tolong jangan kendor terhadap pengawasan pada judi online yang memang sangat-sangat meresahkan masyarakat kecil. Bahkan bukan hanya masyarakat, anggota pun banyak yang kena, baik polisi maupun TNI. Tolong Pak, yang kenceng terus untuk penanggulangan judi online ini, dimonitor terus," ujar Machfud dalam Rapat Kerja Komisi III DPR RI bersama Kepala PPATK Ivan Yustiavandana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9).

Selain menyoroti judi online, mantan Kapolda Jawa Timur tersebut memberikan apresiasi atas capaian kinerja dan akuntabilitas keuangan PPATK di bawah kepemimpinan Ivan Yustiavandana. Berdasarkan data yang disampaikan, tingkat pertanggungjawaban anggaran PPATK tahun 2026 telah mencapai 74 persen.

Machfud menegaskan bahwa Fraksi Partai NasDem DPR RI siap mendukung penguatan anggaran PPATK apabila lembaga analisis keuangan tersebut membutuhkan alokasi tambahan. Hal ini dinilai penting guna memperluas jangkauan pemantauan transaksi mencurigakan, terutama yang berkaitan dengan aktivitas ilegal seperti judi daring.

"Terkait tidak adanya usulan tambahan anggaran, kalau ada lagi juga tidak apa-apa, belum sampai Rp1 triliun anggaran Pak, sekarang masih Rp600-an miliar. Tetapi kalau butuh anggaran tambahan, kami dari Partai NasDem tentunya mendukung dan menyetujui," pungkasnya. (E-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |