Memilih Perangkat Audio Tak Cukup dari Spesifikasi, Pengalaman Langsung Jadi Pertimbangan

1 hour ago 2
Memilih Perangkat Audio Tak Cukup dari Spesifikasi, Pengalaman Langsung Jadi Pertimbangan PT Inti Megah Swara menghadirkan Desound Showroom Melawai di Jalan Melawai Raya, Jakarta Selatan, dengan konsep yang mengutamakan pengalaman langsung atau hands-on experience.(Dok. PT Inti Megah Swara)

MEMILIH perangkat audio tidak selalu cukup dilakukan dengan membandingkan spesifikasi teknis. Karakter suara, ukuran ruang, pola penggunaan, hingga kebutuhan aktivitas menjadi faktor yang dapat memengaruhi pilihan konsumen. Karena itu, pengalaman mencoba perangkat secara langsung menjadi bagian penting dalam menentukan sistem audio yang sesuai.

Perubahan cara konsumen memilih perangkat tersebut turut mendorong perkembangan konsep ritel audio. PT Inti Megah Swara, misalnya, menghadirkan Desound Showroom Melawai di Jalan Melawai Raya, Jakarta Selatan, dengan konsep yang mengutamakan pengalaman langsung atau hands-on experience.

Showroom tersebut memiliki lima lantai dengan konteks penggunaan audio yang berbeda, mulai dari kebutuhan personal, hiburan di rumah, pembuatan konten, hingga solusi profesional untuk kebutuhan bisnis dan industri komersial.

Konsep tersebut menjadi bagian dari transformasi Desound sebagai retailer audio yang kini memiliki 19 toko di berbagai kota di Indonesia. Alih-alih mengelompokkan produk semata berdasarkan merek, setiap area dirancang berdasarkan kebutuhan penggunaan sehingga pengunjung dapat mencoba, mendengarkan, dan membandingkan karakter suara dari berbagai perangkat.

Direktur PT Inti Megah Swara, James Eric Pribadi, mengatakan pendekatan tersebut berangkat dari perbedaan kebutuhan setiap pengguna. 

"Orang sering datang dengan pertanyaan teknis, padahal yang sebenarnya mereka cari adalah sistem yang cocok untuk ruang dan kebiasaan mereka. Desound Showroom Melawai dirancang agar proses itu bisa dimulai dari pengalaman langsung," ujar James dalam pembukaan Desound Showroom Melawai, di Jakarta, Jumat (21/8).

Eksplorasi audio dari personal hingga profesional
Pengalaman di showroom dimulai dari Lantai 1 atau Audio Gallery. Area ini menjadi ruang untuk mengenal karakter suara dari berbagai perangkat, mencakup luxury audio, home audio, multimedia, personal audio, hingga alat musik.

Pengunjung dapat membandingkan sound signature dari sejumlah setup sebelum menentukan karakter suara yang sesuai dengan preferensi mereka.

Beranjak ke Lantai 2, kebutuhan audio untuk komunikasi dan produksi menjadi fokus utama. Area ini menampilkan lini mikrofon Shure untuk berbagai kebutuhan, mulai dari meeting, podcast, content creation, hingga live performance.

Area tersebut juga dilengkapi simulasi ruang kantor serta instrumen musik seperti keyboard, gitar, dan drum, sehingga dapat digunakan sebagai ruang eksplorasi bagi kreator maupun pengguna profesional.

Sementara itu, Lantai 3 menggabungkan area Lifestyle Audio dan Luxury Audio. Konsep retail ini dikembangkan bersama Tobias Harris W, Principal dan Chief Creative Officer TDC NYC, yang sebelumnya juga terlibat dalam pengembangan konsep Desound Supermal Karawaci.

Di area tersebut, produk JBL, Sennheiser, UE, dan AKG dikurasi berdasarkan penggunaan dan gaya hidup sehari-hari. Selain itu, terdapat KEF Product Experience yang memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk memahami lebih jauh pengaruh rekayasa akustik dan penempatan speaker terhadap detail serta dimensi suara.

"Desound adalah destinasi imersif yang dirancang bagi mereka yang berjiwa muda dan adaptif, menawarkan pilihan solusi audio premium yang dikurasi khusus untuk momen personal, petualangan outdoor, traveling, maupun perayaan bersama," ujar Tobias Harris W mengenai konsep tersebut.

Pengalaman kemudian berlanjut ke Lantai 4 yang menghadirkan Karaoke Room dan Home Theatre Room. Pengunjung dapat melihat bagaimana mikrofon, speaker, pemrosesan suara, dan konfigurasi ruang bekerja sebagai satu sistem untuk menghasilkan pengalaman hiburan di rumah.

Di lantai yang sama juga tersedia Desound Community Space yang ditujukan sebagai ruang berkumpul bagi komunitas musik dan pencinta audio.

Sementara itu, Lantai 5 menjadi area Professional Solution yang menyasar kebutuhan dengan skala lebih besar. Area ini menghadirkan solusi professional speaker, audio system, dan professional lighting untuk kebutuhan ruang komersial maupun berskala besar. Konsep tersebut memungkinkan konsumen mencoba sistem dengan skala suara yang lebih besar sebelum menentukan perangkat yang akan digunakan untuk kebutuhan seperti venue, hotel, atau ruang pertunjukan.

Pengalaman toko terhubung dengan kanal digital
Pengalaman berbelanja di showroom juga terhubung dengan kanal digital melalui webcommerce desound.co.id dan Delysa sebagai sales agent melalui WhatsApp. Integrasi tersebut memungkinkan pelanggan di berbagai wilayah Indonesia memperoleh informasi produk, melakukan konsultasi, serta mengakses program yang tersedia tanpa harus datang langsung ke toko.

Dalam rangka pembukaan showroom, Desound juga menghadirkan program 10 Big Promo Grand Opening. Program tersebut mencakup Flash Sale, Gift with Purchase (GWP), Spin the Wheel, promo perbankan, voucher diskon hingga 20 persen, Extended Warranty, serta Free Same Day Delivery.

Desound Showroom Melawai beroperasi setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 19.00 WIB. Dengan konsep lima lantai tersebut, showroom tidak hanya berfungsi sebagai tempat penjualan perangkat audio, tetapi juga menjadi ruang bagi konsumen untuk memahami perbedaan kebutuhan dan karakter suara sebelum menentukan sistem yang sesuai. (E-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |