Harga Beras Tembus Rp17.000 per Kilogram, Pemkot Palu Turun Tangan Cek Pasar

5 hours ago 2
Harga Beras Tembus Rp17.000 per Kilogram, Pemkot Palu Turun Tangan Cek Pasar Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin memimpin sidak di Pasar Inpres Manonda dan Pasar Masomba.(MI/Taufan SP Bustan)

PEMERINTAH Kota Palu bergerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat terkait penurunan daya beli beras dengan menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Inpres Manonda dan Pasar Masomba, Jumat (21/8).

Sidak dipimpin Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin. Ia didampingi oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu, Rahmad Mustafa, serta jajaran dari Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Perum Bulog, Satgas Pangan Polresta Palu, dan Dinas Perhubungan.

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stabilitas harga dan ketersediaan stok beras di tingkat pedagang.

Dari hasil pemantauan di Pasar Inpres Manonda, harga beras tercatat bervariasi antara Rp13.000 hingga Rp17.000 per kilogram, tergantung varietasnya. Sementara itu, di Pasar Masomba, harga beras berada di kisaran Rp15.500 hingga Rp17.000 per kilogram.

"Alhamdulillah, tadi di Pasar Inpres Manonda kami mengecek harga beras, bervariasi dari yang termurah Rp13.000 hingga Rp17.000," ujar Imelda saat ditemui di Pasar Masomba.

Imelda memastikan pasokan beras di Kota Palu berada dalam kondisi aman untuk beberapa bulan ke depan. Namun, ia mengakui adanya penurunan daya beli masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.

"Untuk stok beras, alhamdulillah aman hingga beberapa bulan ke depan. Hanya saja, daya beli masyarakat yang saat ini terbilang menurun," tambahnya.

Sebagai solusi konkret untuk meringankan beban warga dan menjaga stabilitas pasokan, Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dijadwalkan menyalurkan bantuan beras mulai pekan depan.

Sebanyak 31 ribu Kepala Keluarga (KK) kategori desil 5 ke bawah di Kota Palu akan menerima bantuan masing-masing 30 kilogram beras.

"Minggu depan Bapanas akan mendistribusikan bantuan beras 30 kilogram per penerima bagi 31 ribu KK. Semoga program ini dapat membantu warga sekaligus menstabilkan harga beras di pasaran," pungkas Imelda.

Melalui sidak ini, Pemkot Palu menegaskan komitmennya untuk terus mengawasi pergerakan harga dan pasokan bahan pokok agar tetap terjangkau oleh masyarakat. (E-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |