Pebasket Phoenix Suns Mark Williams(AFP/Christian Petersen / GETTY IMAGES NORTH AMERICA)
KABAR buruk menimpa Phoenix Suns menjelang persiapan musim baru. Center andalan mereka, Mark Williams, dipastikan harus menepi dari lapangan dalam waktu yang cukup lama setelah menjalani prosedur operasi untuk memperbaiki robekan labrum pada bahu kirinya.
Melansir laman resmi NBA pada Selasa(15/9), pihak manajemen Phoenix Suns belum memberikan jadwal pasti mengenai kapan pemain berusia 24 tahun tersebut dapat kembali berkompetisi. Berdasarkan data liga, cedera serius ini dialami Williams saat dirinya tengah mengikuti sesi latihan pada masa jeda kompetisi (off-season).
Kehilangan Williams menjadi pukulan telak bagi strategi tim. Pasalnya, Suns baru saja mengamankan jasa pemain bertinggi badan 2,16 meter ini melalui kesepakatan kontrak baru. Williams, yang sebelumnya berstatus restricted free agent, menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun senilai 38 juta dolar AS (sekitar Rp584 miliar) yang mulai berlaku pada Juli lalu.
Performa Gemilang di Musim Terakhir
Absennya Williams sangat disayangkan mengingat ia baru saja mencatatkan musim terbaik dalam kariernya pada 2025-2026. Ia berhasil membuktikan konsistensinya dengan tampil dalam 60 pertandingan, jumlah terbanyak sejak ia mengawali karier di NBA.
Berikut adalah rincian statistik Mark Williams pada musim 2025-2026:
| Poin per Laga (PPG) | 11,7 |
| Rebound per Laga (RPG) | 8,0 |
| Menit per Pertandingan | 23,6 |
| Penampilan (Starter) | 60 (55) |
Tantangan bagi Phoenix Suns
Williams bergabung dengan Suns melalui skema pertukaran (trade) pada 2025, setelah sebelumnya memulai debut profesional bersama Charlotte Hornets sebagai pilihan ke-15 pada NBA Draft 2022. Meski sempat dibayangi masalah cedera di awal kariernya, performa musim lalu menunjukkan perkembangan positif yang signifikan.
Kehilangan pilar di bawah ring untuk periode panjang berpotensi mengganggu stabilitas Phoenix Suns dalam menghadapi musim 2026-2027. Kini, tim pelatih harus segera mencari opsi alternatif di posisi center guna mengisi kekosongan yang ditinggalkan Williams selama masa pemulihan. (Ant/Z-1)


















































