Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Denaldy Mulino Mauna.(Dok.PTPN III)
HOLDING Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan menggelar upacara di Agro Plaza, Jakarta, Senin (17/8). Peringatan tersebut menjadi momentum bagi PTPN Group untuk memperkuat kepedulian dan kontribusi kepada masyarakat.
Upacara diikuti jajaran manajemen, karyawan, dan mitra perusahaan. Dalam kesempatan itu, peserta juga memanjatkan doa bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Denaldy Mulino Mauna yang bertindak sebagai inspektur upacara mengatakan kemerdekaan tidak cukup dimaknai melalui seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui kepedulian dan kontribusi kepada masyarakat.
“Peringatan HUT RI ke-81 kami jalankan secara sederhana dan khidmat, sekaligus dengan doa dan kepedulian bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur,” ujar Denaldy.
Menurut Denaldy, sebagai badan usaha milik negara, PTPN Group memiliki tanggung jawab untuk turut mendorong pemberdayaan masyarakat dan pembangunan ekonomi di berbagai daerah.
“PTPN Group ingin memastikan keberadaan perusahaan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama melalui pemberdayaan yang membangun kapasitas dan kemandirian,” katanya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Desa Bulok, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Program ini mencakup pendidikan, penguatan UMKM, peningkatan kapasitas pengelola homestay, kesehatan, pemenuhan gizi, serta kegiatan lingkungan.
Lebih dari 40 pelaku UMKM Desa Bulok mendapat pelatihan pengelolaan keuangan sederhana dan digitalisasi usaha. Sebanyak tujuh pengelola homestay juga mendapat pelatihan hospitality untuk meningkatkan pelayanan, kebersihan, dan kenyamanan wisatawan.
Di bidang pendidikan, relawan menggelar program Relawan Mengajar di SDN 1 Bulok dan SDN 2 Bulok dengan materi kedisiplinan dan pencegahan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.
Program tersebut juga mencakup kegiatan posyandu, pemeriksaan kesehatan, serta dukungan pemenuhan gizi masyarakat. Selain itu, sebanyak 810 bibit kelapa diserahkan dan ditanam bersama Kelompok Tani Desa Bulok untuk mendukung penghijauan dan pemanfaatan lahan produktif.
“Bagi PTPN Group, semangat itu kami terjemahkan melalui kerja, kepedulian, dan keberpihakan pada penguatan masyarakat,” pungkas Denaldy. (E-2)


















































