Kejuaraan Dunia BWF 2026: Sabar/Reza Siapkan Strategi Hadapi Lee/Yang di 16 Besar

12 hours ago 6
 Sabar/Reza Siapkan Strategi Hadapi Lee/Yang di 16 Besar Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani(X @INABadminton)

GANDA putra bulu tangkis Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, kini tengah mematangkan strategi untuk menghadapi tantangan besar di babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026. Pasangan unggulan kesembilan ini dijadwalkan bertemu dengan wakil Taiwan, Lee/Yang, di New Delhi, India, pada Kamis (20/8).

Kepastian tiket 16 besar didapat Sabar/Reza setelah melalui perjuangan sengit di babak sebelumnya. Mereka harus bermain hingga gim penentuan untuk menundukkan pasangan Hong Kong, Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai, pada Rabu (19/8).

Detail Pertandingan Keterangan
Turnamen Kejuaraan Dunia BWF 2026
Lokasi New Delhi, India
Lawan Babak 32 Besar Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai (Hong Kong)
Skor Kemenangan 22-20, 14-21, 21-15
Lawan Babak 16 Besar Lee/Yang (Taiwan)

Menatap laga kontra Lee/Yang, Reza Pahlevi Isfahani mengakui bahwa persiapan matang menjadi kunci utama. Mengingat kedua pasangan sudah sering bertemu dan saling mengalahkan, faktor teknis dan mental akan sangat menentukan di lapangan.

"Kami pernah saling mengalahkan dengan Lee/Yang sehingga banyak yang harus dipersiapkan untuk pertandingan besok. Harapannya tentu bisa meraih medali, tetapi kami sadar tidak ada lawan yang mudah di sini," ujar Reza melalui keterangan resmi PBSI.

Evaluasi Adaptasi Lapangan

Meski berhasil menang di laga perdana, Sabar/Reza mengakui belum sepenuhnya menemukan ritme permainan terbaik. Tekanan konstan yang diberikan oleh Hung/Lui sempat membuat pasangan Indonesia kesulitan mengembangkan pola permainan, terutama pada gim kedua.

Reza mengungkapkan bahwa dirinya masih berjuang mencari sentuhan terbaik dan sempat melakukan beberapa kesalahan sendiri. Status sebagai pertemuan pertama dengan wakil Hong Kong tersebut juga menambah tingkat kesulitan dalam membaca arah bola lawan.

Senada dengan rekannya, Sabar Karyaman Gutama menilai kendala yang mereka hadapi lebih kepada proses adaptasi pertandingan pertama di turnamen besar, bukan karena tekanan mental bermain di Kejuaraan Dunia.

"Tidak ada tekanan khusus bermain di Kejuaraan Dunia. Kami hanya belum sepenuhnya beradaptasi dan menemukan sentuhan terbaik. Kami terus berusaha dari gim pertama hingga ketiga dan bersyukur akhirnya bisa menyelesaikannya dengan kemenangan," tutur Sabar.

Kemenangan ini menjaga asa Sabar/Reza untuk mengejar target medali. Namun, mereka menyadari perlunya pembenahan cepat sebelum melakoni ujian yang diprediksi akan lebih berat di babak 16 besar besok. (Ant/Z-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |