Ilustrasi--Sejumlah wisatawan menggunakan perahu karet bermain arung jeram di Sungai Citanduy, Desa Ciharalang, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (5/3/2022)(ANTARA/Adeng Bustomi)
INDONESIA dinilai memiliki keunggulan kompetitif yang kuat sebagai destinasi wisata petualangan dunia. Hal ini didukung oleh kekayaan bentang alam yang memungkinkan wisatawan mendapatkan pengalaman petualangan secara utuh, mulai dari aktivitas di darat, laut, hingga udara.
Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Kementerian Pariwisata, Hafiz Agung Rifai, menyatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu dari sedikit negara yang mampu menawarkan paket petualangan selengkap itu.
Dengan lebih dari 17.000 pulau, Indonesia memiliki ekosistem yang beragam mulai dari pegunungan, hutan tropis, sungai, danau, hingga laut dengan keanekaragaman hayati yang tinggi.
"Potensi tersebut memungkinkan Indonesia untuk mengoptimalkan pengembangan layanan pariwisata yang kini mengarah pada wisata berbasis pengalaman (experience-based tourism) dan minat khusus," ujar Hafiz dalam acara peluncuran Explorex 2027 di Jakarta, Selasa (14/7).
Tren Global dan Dukungan Pemerintah
Mengacu pada kajian lembaga internasional seperti UN Tourism dan African Travel and Tourism Association (ATTA), layanan wisata berbasis pengalaman menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat. Tren ini mencakup wisata petualangan, kebugaran (wellness), hingga wisata olahraga.
Sebagai bentuk komitmen, Kementerian Pariwisata sepanjang tahun 2026 telah memberikan dukungan terhadap puluhan kegiatan luar ruang. Berikut adalah rincian dukungan kegiatan tersebut:
| Jumlah Kegiatan (2026) | Lebih dari 30 kegiatan luar ruang (outdoor) |
| Jenis Aktivitas | Lari lintas alam, pacuan kuda, olahraga otomotif, balap sepeda, renang perairan terbuka, dan kompetisi memancing. |
| Fokus Pengembangan | Wisata petualangan, kebugaran, dan olahraga berbasis pengalaman. |
Kolaborasi Melalui Explorex 2027
Penyelenggaraan pameran Explorex 2027 dipandang selaras dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem wisata minat khusus. Direktur Pelaksana PT Industri Pameran Nusantara, Ryan Adrian, menyebutkan bahwa meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas luar ruang menjadi momentum emas bagi pelaku usaha wisata petualangan.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PT Debindomulti Adhiswati, Vibiadhi Swasti Pradana, menjelaskan bahwa Explorex hadir sebagai platform yang mempertemukan penyedia layanan eksplorasi darat, air, dan udara.
Pameran ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas untuk mendorong inovasi serta pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
Aspek Keselamatan dan SDM
Di sisi lain, pengembangan industri ini tidak boleh melupakan faktor keamanan. Pendiri Skygears Indonesia, Harry Suliztiarto, menekankan pentingnya peningkatan standar keselamatan dan keamanan dalam setiap aktivitas wisata petualangan.
"Mari kita susun sistem pendidikan dan pelatihannya. Indonesia memiliki banyak sumber daya manusia yang kompeten. Itulah mimpi kami untuk membangun industri outdoor Indonesia yang semakin maju," tegas Harry.
Ia menambahkan bahwa edukasi dan pelatihan SDM menjadi kunci utama agar industri ini dapat bersaing secara global tanpa mengabaikan aspek keselamatan wisatawan. (Ant/Z-1)


















































