Toulouse kembali menelan kekalahan usai ditundukkan Lille 0-1 di Ligue 1. Skuad Jens Berthel Askou gagal memanfaatkan sederet peluang emas.(Lille)
PELATIH Toulouse, Jens Berthel Askou, masih harus menanti kemenangan pertamanya musim ini. Les Violets harus membayar mahal kegagalan mereka memanfaatkan rentetan peluang emas usai takluk 0-1 dari LOSC Lille dalam lanjutan Ligue 1.
Awal musim yang goyah sempat menempatkan Toulouse pada raihan poin terendah mereka dalam dua laga pembuka di kasta tertinggi abad ini. Kendati demikian, tuan rumah tampil percaya diri sejak awal laga. Laga baru berjalan lima menit, tembakan jarak jauh Cristian Casseres Jr. sudah menggetarkan mistar ganda Lille.
Tekanan beruntun terus dilancarkan Toulouse. Pada pertengahan babak pertama, sepakan keras kaki kiri Santiago Hidalgo dari jarak 25 yard memaksa kiper Lille, Berke Ozer, melakukan penyelamatan gemilang dengan satu tangan.
Lille sempat berada dalam posisi kritis saat Nathan Ngoy diduga melakukan handball di dalam kotak penalti akibat tekanan dari Jacen Russell-Rowe. Namun, wasit Mathieu Vernice memutuskan tidak memberikan hadiah penalti setelah meninjau monitor di pinggir lapangan dalam waktu yang cukup lama.
Keputusan tersebut justru makin melecut semangat Toulouse. Sebelum jeda, mereka menciptakan dua peluang sangat matang. Ozer kembali menjadi pahlawan Lille dengan menghentikan tembakan jarak dekat Hidalgo, disusul keberhasilannya menggagalkan situasi satu lawan satu melawan Russell-Rowe.
Melihat performa timnya yang tertekan, pelatih Lille, Davide Ancelotti, meluapkan kekecewaannya dengan melakukan pergantian ganda saat turun minum. Perubahan tersebut berhasil meredam gelombang serangan Toulouse, meski babak kedua berjalan lebih alot bagi kedua tim.
Toulouse tetap menjadi pihak yang lebih mengancam. Memasuki pertengahan babak kedua, sundulan Rasmus Nicolaisen memanfaatkan umpan sepak pojok masih melambung di atas mistar ganda.
Petaka bagi Toulouse datang sekitar 15 menit sebelum laga usai. Ayase Ueda berhasil mendahului bek di tiang dekat untuk menyambar umpan silang Romain Perraud. Meski sepakan pertamanya sempat tertahan, Ueda sukses menyarangkan bola pada percobaan kedua untuk membawa Lille unggul.
Toulouse berpeluang menyamakan kedudukan secara instan ketika mantan rekan tim Ueda di Feyenoord musim lalu, Casper Tengstedt, lolos dari kawalan dan berhadapan langsung dengan kiper. Namun, tembakan lob Tengstedt justru melayang di atas mistar ganda.
Kekagalan tersebut menjadi peluang terakhir Toulouse dalam laga ini. Hasil ini memaksa Toulouse menelan dua kekalahan kandang secara beruntun untuk pertama kalinya sejak April 2025, sekaligus memperpanjang rekor Lille yang mengamankan lima kemenangan beruntun dalam rekor head-to-head kedua tim. (Flash Score/Z-2)












































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293885/original/003140100_1783758261-10-10.jpg)





