- Sabtu, 7 Desember 2024 17:58 WIB
ANTARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berharap pergerakan pasukan oposisi Suriah menuju Damaskus berjalan lancar tanpa insiden, meskipun ia kecewa karena Presiden Bashar al-Assad menolak ajakan berdialog. Di sisi lain, kelompok Hayat Tahrir al-Sham (HTS) yang memimpin serangan di utara Suriah telah merebut kota-kota penting dan memperburuk ketegangan serta krisis kemanusiaan. (XINHUA/Hilary Bernadetha Rangan P/Rizky Bagus Dhermawan/Gracia Simanjuntak)
Komentar
Berita Terkait
Surat perintah penangkapan Netanyahu harus diterapkan: Erdogan
- 23 November 2024
Erdogan tekankan peran penting OKI hentikan agresi Israel
- 12 November 2024
Presiden Erdogan: Turki mendukung Lebanon
- 26 September 2024
Turki desak respons tegas internasional di kebijakan pendudukan Israel
- 13 September 2024
Presiden Turki: Serangan Israel di Gaza pembantaian warga sipil
- 15 Agustus 2024
Erdogan desak reformasi DK PBB, suarakan kekhawatiran global
- 15 Agustus 2024
Video Terkait
Pertumbuhan global jadi fokus KTT ekonomi Eurasia di Istanbul
- 22 Februari 2024
Turkiye akan bawa konflik Gaza ke pengadilan internasional
- 19 November 2023
Presiden Turki: Palestina harus merdeka berdasarkan batas 1967
- 6 November 2023
Inflasi tinggi, Turki akan naikkan gaji pegawai
- 4 Januari 2023
Erdogan desak kerja sama COMEC untuk atasi resesi global
- 29 November 2022
Presiden Erdogan apresiasi Presidensi G20 Indonesia
- 16 November 2022
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.