Wagub NTT Johni Asadoma(Dok Staf Wakil Gubernur)
DUA warga asal Nusa Tenggara Timur (NTT) tewas ditembak dalam insiden di Distrik Wamena, Papua Pegunungan, Rabu (9/9). Keduanya diketahui sedang menjalankan tugas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat Papua.
Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma mengecam keras penembakan tersebut dan meminta aparat keamanan segera menangkap para pelaku serta memprosesnya secara hukum.
“Ada info dua warga NTT meninggal ditembak OPM di Distrik Wamena, Papua Pegunungan, padahal mereka mengabdi untuk masyarakat Papua tapi dibunuh secara keji,” kata Johni, Kamis (10/9).
“Saya sebagai Wagub NTT mengecam keras tindakan biadab dari OPM tersebut, dan meminta aparat keamanan untuk menindak tegas para pelaku,” lanjutnya.
Johni juga meminta aparat tidak berhenti pada pengungkapan kasus, tetapi membawa para pelaku ke pengadilan.
“Saya minta aparat keamanan untuk menangkap pelaku dan membawa para pelaku ke pengadilan untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Ia menambahkan, dirinya bukan hanya mengecam, tetapi juga mengutuk keras aksi tersebut sebagai kejahatan kemanusiaan.
Dua warga NTT yang menjadi korban diketahui yakni drh. Alfonsius Albinus Mehan, 35, dokter hewan pada Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya asal Sikka, serta Wili Mbuik, 25, CPNS Pemerintah Kabupaten Jayawijaya asal Busalangga, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao.
Keduanya menjadi korban saat bersama rombongan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya menjalankan tugas menyalurkan bantuan pangan dan bibit ternak kepada masyarakat.
Dalam insiden tersebut, Aprida Rapi, 49, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, juga meninggal dunia.
Johni menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban dan berharap proses hukum dilakukan secara profesional hingga memberikan keadilan bagi keluarga korban.
Sementara itu, jenazah Wili Mbuik telah dipulangkan dari Wamena melalui jalur udara menuju Kupang. Jenazah selanjutnya akan dibawa menggunakan kapal menuju Kabupaten Rote Ndao.(PO/E-4)


















































