DPP GNTI Lantik Pengurus DPD DKI Jakarta 2026-2030, Hadi Sudrajat Jadi Ketua

22 hours ago 2
DPP GNTI Lantik Pengurus DPD DKI Jakarta 2026-2030, Hadi Sudrajat Jadi Ketua Ketua DPP GNTI Prof Ir Rokhmin Dahuri menyerahkan pataka kepada Ketua DPD GNTI Jakarta Hadi Sudrajat (kiri) saat pelantikan(Dok. Istimewa)

DEWAN Pimpinan Pusat Gerakan Nelayan Tani Indonesia (DPP GNTI) resmi melantik jajaran kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GNTI DKI Jakarta untuk masa bakti 2026–2030. Prosesi pelantikan berlangsung di Jakarta pada Rabu, 19 Agustus 2026, dengan menetapkan Hadi Sudrajat sebagai Ketua DPD GNTI DKI Jakarta.

Pelantikan ini menandai langkah awal dari agenda besar DPP GNTI dalam memperkuat struktur organisasi di tingkat provinsi di seluruh Indonesia. Langkah ini menyusul penetapan susunan pengurus DPP GNTI periode 2026–2030 yang telah dilakukan sebelumnya. Penguatan struktur hingga ke daerah menjadi prioritas utama agar organisasi dapat hadir lebih dekat dengan basis massa petani dan nelayan.

Ketua Umum DPP GNTI, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.Sc., menyatakan apresiasinya atas terbentuknya kepengurusan baru ini. Ia menyebut jajaran pengurus saat ini merupakan penerus dari kepemimpinan sebelumnya yang dipimpin oleh Sutrisno, yang kini menjabat sebagai Sekretaris GNTI Pusat.

"Saya harapkan pengurus baru yang dipimpin Pak Hadi Sudrajat bisa lebih menggeliat lagi dan lebih produktif membantu nelayan, petani, peternak, dan produsen pangan lainnya," ujar Rokhmin.

Sinergi Strategis dan Solusi Lingkungan

Dalam arahannya, Rokhmin menekankan pentingnya sinergitas antara DPD GNTI DKI Jakarta dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPRD DKI Jakarta. Sebagai mitra strategis, GNTI diharapkan mampu memberikan masukan konkret terkait sektor pertanian, perikanan, kehutanan, hingga isu lingkungan hidup.

Rokhmin menyoroti tantangan besar Jakarta seperti pengelolaan sampah, banjir, dan kualitas udara. Menurutnya, GNTI harus terlibat aktif dalam isu lingkungan karena produksi pertanian dan perikanan yang berkelanjutan mustahil tercapai tanpa lingkungan yang sehat.

“Ada baiknya jajaran pengurus di DPD DKI Jakarta ini membuat konsep kerja dan mengajukan second opinion sebagai mitra strategis yang aktif bagi gubernur di DKI Jakarta dan dinas terkait. Kita ambil contoh konsep vertical farming di Singapura yang berhasil menopang kebutuhan sayur warga, atau optimalisasi perikanan budi daya, termasuk ikan hias di mana Jakarta menjadi penyumbang terbesar,” tambahnya.

Fokus Penguatan Cabang

Menanggapi amanat tersebut, Ketua DPD GNTI DKI Jakarta Hadi Sudrajat menegaskan bahwa fokus jangka pendek organisasi adalah memperkuat struktur di tingkat cabang di seluruh wilayah Jakarta.

"Kami memiliki program jangka panjang dan pendek. Jangka panjang mengikuti program pemerintah, dan sebagai organisasi gerakan, kami harus membela petani dan nelayan," kata Hadi.

Hadi menjelaskan bahwa pembentukan cabang akan dimulai dari wilayah Jakarta Utara yang menjadi barometer sektor nelayan di Ibu Kota. Setelah itu, penguatan akan dilanjutkan ke wilayah Jakarta Barat, Timur, dan Selatan guna memastikan kehadiran GNTI dirasakan secara merata oleh para produsen pangan di Jakarta. (I-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |