Dilantik KONI, PB ORADO Resmi Jadi Induk Olahraga Domino Indonesia

6 hours ago 1
Dilantik KONI, PB ORADO Resmi Jadi Induk Olahraga Domino Indonesia Ilustrasi(Dok Istimewa)

PENGURUS Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) resmi menjadi induk organisasi olahraga domino setelah diterima sebagai anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat. Kepengurusan PB ORADO juga resmi dilantik KONI Pusat.

Ketua Umum PB ORADO Yooky Tjahrial mengatakan, pelantikan tersebut menjawab pertanyaan masyarakat mengenai organisasi resmi yang menaungi olahraga domino di Indonesia.

"Hari ini juga menjawab satu hal yang selama ini mungkin masih sering ditanyakan oleh masyarakat: ‘Sebenarnya, organisasi resmi olahraga domino di Indonesia itu siapa?’ Jawabannya jelas. PB ORADO adalah induk organisasi olahraga domino yang telah diterima sebagai anggota KONI Pusat," kata Yooky di Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (19/8).

Menurut Yooky, status tersebut merupakan amanah untuk menata, membina, dan mengembangkan olahraga domino secara resmi dan berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.

Saat ini, ORADO telah hadir di 38 provinsi dan 309 kabupaten/kota di Indonesia. Jaringan tersebut menjadi modal organisasi untuk merangkul komunitas dan pemain domino di berbagai daerah.

Yooky menegaskan, PB ORADO tidak dibentuk untuk mempertajam perbedaan dengan komunitas atau kelompok domino yang telah lebih dahulu ada.

"Kita hadir bukan untuk mempertajam perbedaan. Kita hadir untuk menyatukan seluruh insan domino Indonesia ke dalam satu wadah, satu sistem, dan satu tujuan yang sama," ujarnya.

Setelah pelantikan, PB ORADO akan memprioritaskan pembangunan sistem kompetisi, pembinaan atlet secara berjenjang, peningkatan kualitas wasit, pembentukan klub, serta penyelenggaraan pertandingan yang profesional.

ORADO juga akan dikembangkan sebagai bagian dari sport industry dengan menggabungkan unsur prestasi, hiburan, dan nilai ekonomi.

"Kita akan membangun klub, turnamen, liga, merchandise, dan membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak," kata Yooky.

Meski demikian, ia menegaskan atlet tetap menjadi pusat pengembangan olahraga domino.

"Yang harus menjadi bintang adalah para atlet. Mereka yang harus dikenal, mendapatkan prestasi, menjadi brand ambassador, dan menginspirasi generasi berikutnya," tuturnya.

PB ORADO juga menargetkan domino dapat dipertandingkan sebagai cabang olahraga eksibisi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Untuk mewujudkan target tersebut, ORADO akan membangun organisasi, pembinaan, kualitas atlet, regulasi, dan kompetisi dari tingkat daerah hingga nasional.

Yooky pun mengajak generasi muda mengenal domino sebagai olahraga yang terbuka, tertib, sportif, dan profesional.

"Hari ini KONI telah memberikan kepercayaan kepada kita. Sekarang tugas kita adalah membuktikan bahwa kepercayaan tersebut diberikan kepada organisasi yang tepat," pungkasnya.(H-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |