Como Ngamuk di Debut Liga Champions, Cukur RB Leipzig 4-1 di Sinigaglia

1 week ago 14
Como Ngamuk di Debut Liga Champions, Cukur RB Leipzig 4-1 di Sinigaglia Debut bersejarah Como di Liga Champions berakhir manis usai melibas RB Leipzig 4-1 di Stadio Sinigaglia lewat aksi gemilang Baturina dan Nico Paz.(AFP)

COMO menandai penampilan perdana mereka di panggung Liga Champions dengan catatan manis. I Lariani tampil memukau saat melibas wakil Jerman, RB Leipzig, dengan skor telak 4-1 di Stadion Sinigaglia. Gol-gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Martin Baturina, Tasos Douvikas, Assane Diao, dan Maxi Perrone.

Laga ini menjadi momen yang sangat bersejarah bagi klub. Como belum pernah berpartisipasi dalam turnamen resmi UEFA sepanjang sejarah mereka, apalagi tampil di kompetisi tertinggi seperti Liga Champions. Renovasi besar-besaran bahkan dilakukan pada Stadio Sinigaglia sepanjang musim panas lalu demi memenuhi kualifikasi standar UEFA untuk menggelar pertandingan krusial ini.

Pada laga ini, Como tidak mencantumkan Maxence Caqueret, Edoardo Goldaniga, dan Jayden Addai dalam skuad UEFA mereka. Sementara itu, rekrutan anyar Moise Kean yang diboyong dari Fiorentina pada tenggat transfer harus memulai laga dari bangku cadangan. Di kubu tim tamu, RB Leipzig tampil tanpa Christoph Baumgartner, Viggo Gebel, Rocco Reitz, Abdoul Koné, dan Leopold Zingerle, meski telah kembali diperkuat Brajan Gruda, Castello Lukeba, dan Romulo.

Dominasi Tuan Rumah dan Gol Bersejarah

Sejak peluit pertama dibunyikan, Como langsung tampil menekan. Peluang emas didapat saat kiper Leipzig, Maarten Vandevoort, harus melakukan penyelamatan ganda atas tembakan Tasos Douvikas dan bola muntah Nico Paz.

Stadio Sinigaglia gemuruh pada pertengahan babak pertama saat Como mencetak gol perdana mereka di Liga Champions. Berawal dari pergerakan Martin Baturina, bola umpan silang Douvikas sempat dipotong lini pertahanan lawan. Namun, Baturina yang berada di posisi tepat berhasil menguasai bola kembali, mengelabui bek lawan dengan satu kecoh manis, lalu melepaskan tembakan terukur dari jarak 12 yard.

Leipzig merespons lewat aksi Antonio Nusa dan tembakan melengkung Andrija Maksimovic, tetapi kiper Como, Jean Butez, tampil sigap mengamankan gawangnya. Asyik menyerang, Leipzig justru kembali kebobolan. Umpan terobosan ciamik dari Baturina dari area pertahanannya sendiri berhasil membebaskan Douvikas dari perangkap offside. Penyerang tersebut sukses menahan kawalan Castello Lukeba sebelum melepaskan tembakan keras yang memperlebar keunggulan Como menjadi 2-0 hingga turun minum.

Serangan Balik Mematikan

Memasuki babak kedua, Leipzig mencoba mengambil inisiatif serangan. Namun, skema serangan balik cepat Como kembali memakan korban. Nico Paz mengirimkan umpan matang kepada Assane Diao di sisi kanan. Saat barisan pertahanan Leipzig menduga Diao akan melepaskan umpan silang, ia justru mengejutkan semua orang dengan menembak langsung dari sudut sempit yang menghujam deras ke dalam gawang.

Leipzig sempat memperkecil kedudukan menjadi 3-1. Memanfaat kesalahan umpan Nico Paz di area pertahanan sendiri, Christopher Nkunku merebut bola dan memberikan umpan kepada Maksimovic yang diselesaikan dengan tembakan keras dari luar kotak penalti.

Tim tamu terus berusaha menekan dan sempat mengancam lewat sundulan Ezechiel Banzuzi serta sepakan Ridle Baku yang menyapu tiang gawang. Moise Kean yang masuk di babak kedua sempat memberi ancaman saat mencuri bola dari Neil El Aynaoui, meski peluang Nico Paz masih melenceng.

Pesta kemenangan Como akhirnya ditutup secara sempurna pada menit terakhir pertandingan. Berawal dari kerja sama apik antara Nico Paz dan Moise Kean, Paz mengirimkan umpan terobosan akurat yang diselesaikan dengan dingin oleh Maxi Perrone lewat sepakan kaki kirinya untuk menaklukkan kiper Leipzig. Skor 4-1 bertahan hingga laga usai. (Football-Italia/Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |