BUMN dan Investor Salurkan Bantuan Rp2 Miliar untuk Desa Adat Sade

3 hours ago 1
BUMN dan Investor Salurkan Bantuan Rp2 Miliar untuk Desa Adat Sade Kondisi Desa Adat Sade setelah kebakaran.(Antara)

Gabungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan investor di Nusa Tenggara Barat (NTB) bersinergi menyalurkan bantuan logistik serta dana senilai Rp2 miliar untuk warga terdampak kebakaran di Kampung Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Troy Warokka, menjelaskan bahwa ITDC telah ditunjuk sebagai Person in Charge (PIC) penyaluran bantuan tanggap bencana. Peran ini bertujuan untuk mengoordinasikan dukungan dari berbagai pihak agar bantuan tersalurkan secara terarah sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

"Dukungan juga diberikan oleh salah satu investor di The Mandalika, dengan komitmen bantuan sebesar Rp2 miliar untuk Kampung Adat Sasak Sade sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran," ujar Troy di Lombok Tengah, Selasa (26/8).

Troy menegaskan bahwa aksi cepat ini merupakan wujud komitmen gotong royong antara BUMN, investor, dan pemerintah dalam menangani dampak bencana. Sejak malam kejadian, ITDC telah mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan tiga unit mobil tangki air untuk membantu proses pemadaman, serta menyalurkan 700 paket makanan siap konsumsi.

Memasuki tahap penanganan lanjutan pada Senin (24/8), bantuan logistik kembali didistribusikan berupa 45 unit kasur lipat, 50 selimut, 240 paket sanitasi menstruasi, serta 240 popok bayi. Dukungan juga mengalir dari sejumlah BUMN lainnya:

  • PT PLN (Persero): Menyalurkan paket sembako dan kebutuhan dasar.
  • PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN): Memberikan bantuan kasur lipat, selimut, karpet, bahan pangan, dan perlengkapan ibadah.
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI): Menyalurkan bahan pangan dan kebutuhan pokok lainnya.

"Kami mengapresiasi kepedulian seluruh pihak, baik BUMN, investor, komunitas, tenant, maupun masyarakat yang ikut bergerak membantu Kampung Adat Sasak Sade," tambah Troy.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah bersama Pemerintah Provinsi NTB telah menetapkan posko tanggap darurat di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Rembitan. Posko tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Tengah, lengkap dengan fasilitas dapur umum untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga.

Berdasarkan pendataan sementara, kebakaran hebat tersebut menghanguskan 75 unit rumah warga. Selain hunian, api juga merusak sejumlah fasilitas adat dan umum, termasuk satu masjid, empat berugak sekenam besar, enam berugak sekepat, 69 unit artshop, Bale Beleq, toilet umum wisatawan, hingga gerbang Desa Adat Sade.

"Kami berharap dukungan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga dalam masa tanggap darurat ini," pungkas Troy. (Ant/E-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |