Kiper timnas Jepang Zion Suzuki.(AFP/YUICHI YAMAZAKI )
ASTON Villa secara resmi mengumumkan turnamen penjaga gawang timnas Jepang, Zion Suzuki , serta bek kiri asal Italia, Matteo Ruggeri , untuk memperkuat skuad menghadapi kompetisi ketatnya Liga Inggris musim ini.
Suzuki diboyong ke Villa Park dari klub Serie A, Parma, dengan biaya transfer sekitar £30 juta. Sementara itu, Ruggeri merapat dari klub La Liga, Atletico Madrid, dengan nilai transfer senilai £17 juta.
Kehadiran Suzuki (23) diplot sebagai kiper utama jangka panjang oleh Aston Villa, meski transfer Emi Martinez ke Juventus sempat batal akhir pekan lalu akibat kedua klub gagal mencapai kesepakatan harga. Di sisi lain, masa depan Martinez yang sukses membawa Villa juara Liga Europa pada bulan Mei lalu kini berada dalam situasi yang tidak pasti.
Sementara itu, Ruggeri (24) didatangkan untuk mengisi pos yang ditinggalkan oleh Lucas Digne, yang resmi hengkang ke Paris Saint-Germain pada 9 Agustus lalu. Baik Suzuki maupun Ruggeri berpeluang langsung menjalani debutnya dalam laga perdana Liga Inggris akhir pekan ini melawan Brighton.
Mantan pelatih Suzuki di klub Belgia, Sint-Truiden, Dennis Rudel, memberikan penilaian unik terhadap kualitas kiper baru Aston Villa tersebut. Ia bahkan menyamakan fisik dan kekuatan Suzuki dengan karakter komik Asterix dan Obelix.
"Saya langsung melihat kekuatannya. Untuk menunjukkan dominasi di lapangan, Anda harus membiarkan 'harimau' dan 'binatang buas' itu keluar. Saya belum pernah melihat kiper pengecut itu," kenang Rudel.
Menurut Rudel, Suzuki memiliki tangan yang sangat besar dan refleksi luar biasa. Ketika ia mampu menjangkau bola, persentase penyelamatannya mencapai 90-95%. Selain kekuatan fisik dan kemampuan distribusi bola yang akurat melalui tangan maupun kaki, ketenangan mental menjadi salah satu keunggulan terbesar kiper timnas Jepang tersebut.
“Mentalnya sangat jernih, fokusnya pada latihan maupun pertandingan luar biasa. Ia sangat disiplin dan selalu siap,” puji Rudel. "Sebagai pribadi dan pemain, ia adalah panutan. Sejujurnya, saya tidak melihat adanya kelemahan pada dirinya."
(BBC/P-4)


















































