Alasan Ridho Rahmadi Mundur dari Ketua Umum Partai Ummat

2 weeks ago 18
Alasan Ridho Rahmadi Mundur dari Ketua Umum Partai Ummat Ilustrasi(ANTARA)

Plt Ketua Umum Partai Ummat, Ansufri ID Sambo, mengungkapkan alasan di balik keputusan mundurnya Ridho Rahmadi dari jabatan Ketua Umum Partai Ummat. Menantu Amien Rais tersebut diketahui mengalami kendala dalam pembagian waktu serta masalah kesehatan selama masa kepengurusannya.

Kendala Pembagian Waktu dan Tanggung Jawab

Menurut Sambo, alasan utama pengunduran diri Ridho adalah kesulitan dalam membagi waktu, pikiran, dan tenaga. Selain memimpin partai, Ridho juga menjabat sebagai Direktur politeknik AI di Yogyakarta yang baru berjalan selama satu tahun.

"Alasan utama Mas Ridho Rahmadi mundur adalah karena beliau kesulitan untuk membagi waktu, pikiran dan tenaga antara Partai Ummat dan posisi beliau sebagai Direktur politeknik AI di Jogja yang baru berumur setahun. Yang kedua-keduanya membutuhkan waktu, tenaga dan pikiran yang full," ujar Sambo kepada wartawan, Rabu (2/9/2026).

Ridho disebut telah berupaya menjalankan kedua tanggung jawab tersebut secara bersamaan selama setahun terakhir dengan melakukan perjalanan rutin Jakarta-Yogyakarta. Namun, intensitas kerja yang tinggi tersebut akhirnya berdampak pada kondisi fisiknya.

Faktor Kesehatan dan Hasil Konsultasi Keluarga

Selain masalah manajemen waktu, faktor kesehatan menjadi alasan kuat lainnya. Sambo menyebutkan bahwa beban tanggung jawab yang besar membuat Ridho sering jatuh sakit.

"Alasan kedua, karena dua tanggung jawab yang besar itu akhirnya berdampak pada kesehatan beliau menjadi sering sakit," tambah Sambo. Keputusan ini juga diambil setelah Ridho melakukan renungan mendalam serta berkonsultasi dengan Amien Rais, pihak keluarga, dan Sekretaris Majelis Syuro partai.

Perubahan Struktur dan Komitmen Kader

Meski tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum, Ridho Rahmadi dipastikan tetap berkiprah di Partai Ummat sebagai anggota Majelis Syuro. Langkah pengunduran diri ini juga diikuti oleh Taufik sebagai bentuk solidaritas dan upaya penyegaran di pimpinan DPP.

Sambo menjelaskan bahwa Taufik akan tetap aktif membantu partai dengan penugasan baru sebagai Sekretaris Eksekutif untuk membantu Sekretaris Jenderal yang baru.

"Mari kita menatap ke depan dengan bekerja dan berjuang dengan lebih baik, lebih solid dan lebih bekerja sama di antara kita. Semoga Allah senantiasa memberikan pertolongan, bimbingan dan Rahmat-Nya kepada kita semua," pungkas Sambo.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |