Pegolf Indonesia Kevin Caesario Akbar.(Dok The Indonesia Pro-Am )
PUTARAN pertama The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura menampilkan 98 tim (profesional dan amatir) yang bertanding di dua lapangan Gunung Geulis Country Club (West & East Course). Putaran pertama yang dimulai pada Rabu (19/8) berlangsung sengit dengan dua tim memuncaki klasemen.
Pegolf profesional Jazz Janewattananond (Thailand) yang berpasangan dengan pemain amatir Indonesia Matthew Wanandi serta Waris Manthorn (Thailand) yang berduet dengan pegolf amatir Steven Dirga Setya menduduki papan atas leaderboard untuk beregu (pro-am) dengan 13 di bawah par.
Dua tim tersebut mengungguli 4 tim yaitu Ayoub Lguirati (Maroko)/Alvin Wahyudi, Nguyen Nhat Long (Vietnam)/Agus Budiman, Kelvin Si (Makau)/Gani Arieldi, dan Liu Yung Hua (Korea)/John Baey yang berada di posisi T3 dengan 11-di bawah par.
Untuk nomor individual, Ayoub Lguirati memimpin klasemen. Pegolf berusia 32 tahun itu bahkan mencetak course record untuk satu putaran pergelaran Asian Development Tour (ADT) di East Course dengan skor 62 (9 di bawah par).
“Saya sangat senang dengan cara saya bermain, dan terutama dengan cara kami menangani course ini. Saya membukukan 9 birdie dan tanpa bogey. Ini adalah skor terbaik saya di pertandingan. Ini pun merupakan event pertama saya dengan kedi Mohsen. Ia melakukan pekerjaan yang luar biasa hari ini. Jadi, saya sangat senang,” kata Lguirati.
Dua pemain Amerika Serikat berada di posisi 2 dan 3. Tim Nielsen menorehkan skor 63 (8 di bawah par) sedangkan Nathan Han membukukan skor 64 (7 di bawah par). Sementara itu, tujuh pegolf berada di T4 dengan skor 65 (6 di bawah par). Salah satu di antaranya ialah pegolf profesional Indonesia Kevin Caesario Akbar.
Juara The Indonesia Pro-Am edisi 2023 tersebut membuka harapan untuk tuan rumah setelah berhasil menyodok ke Top 5. Titik balik Kevin terjadi di back nine (sembilan hole kedua) setelah membuat 3 birdie dan 1 eagle, melengkapi 1 birdie di front nine.
“Permainan hari ini alhamdulillah solid. Banyak sabar saja sih di West Course. Karena kalau salah sedikit kan bisa agak bahaya. Bisa meledak skornya. Jadi tadi sih lebih main sabar aja. Yang penting bisa on track terus bolanya, on the fairway, dan green," kata Kevin. (Dhk/P-3)


















































