Waspada Infeksi Jantung pada Anak dan Risiko Komplikasi Gagal Jantung

3 weeks ago 14
Waspada Infeksi Jantung pada Anak dan Risiko Komplikasi Gagal Jantung Ilustrasi seorang anak mengalami keluhan pada jantung.(Dok. Magnific)

INFEKSI jantung pada anak merupakan kondisi medis serius yang berisiko memicu komplikasi berkelanjutan jika tidak ditangani dengan cepat. Dokter spesialis anak yang juga anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Kardiologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Sarah Rafika Nursyirwan, menekankan pentingnya kewaspadaan orangtua terhadap kondisi ini.

Dalam sebuah webinar di Jakarta, dr. Sarah menjelaskan bahwa infeksi jantung pada anak utamanya disebabkan oleh kuman yang menyerang organ jantung. Namun, kondisi ini juga dapat dipicu oleh reaksi autoimun, di mana antibodi tubuh yang muncul akibat infeksi sebelumnya justru berbalik menyerang jaringan jantung sendiri.

Mengingat jantung adalah organ vital yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh, gangguan akibat infeksi dapat berakibat fatal. "Bila (infeksi) terlambat dikenali, dampaknya bisa memicu komplikasi berkelanjutan, terutama jika mengenai katup atau fungsi jantung. Hal ini bisa menyebabkan gejala gagal jantung di usia muda, bahkan pada bayi dan anak-anak," ujar dr. Sarah.

Jenis Infeksi Jantung pada Anak

Berdasarkan penjelasan dr. Sarah, terdapat empat jenis penyakit akibat infeksi jantung yang perlu diwaspadai, yaitu:

  • Perikarditis: Infeksi pada lapisan luar jantung.
  • Miokarditis: Infeksi pada otot jantung.
  • Endokarditis: Infeksi pada lapisan dalam jantung.
  • Rheumatic Heart Diseases (RHD): Atau demam reumatik akut.

Berbeda dengan infeksi langsung, demam reumatik akut terjadi karena respon antibodi yang berlebihan setelah anak mengalami infeksi tertentu. Respon imun yang tidak terkendali ini kemudian menyerang jaringan jantung, khususnya bagian katup, yang dikenal sebagai penyakit jantung reumatik.

Pemicu Infeksi yang Sering Terabaikan

Dr. Sarah mengungkapkan bahwa infeksi jantung sering kali berawal dari masalah kesehatan yang terlihat ringan, seperti infeksi kulit. Pada anak dengan daya tahan tubuh yang rendah, infeksi tersebut dapat menyebar hingga mengenai organ vital seperti jantung.

Selain infeksi kulit, radang tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus grup A juga menjadi pemicu utama penyakit jantung reumatik, terutama jika infeksi tersebut tidak diobati hingga tuntas. Oleh karena itu, penanganan infeksi awal secara menyeluruh menjadi kunci penting dalam mencegah kerusakan permanen pada jantung anak. (Antt/H-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |