Markas UNRWA.(Anadolu)
BADAN PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengecam keras tindakan otoritas pendudukan Israel yang menargetkan Pusat Pelatihan Qalandia milik mereka di Yerusalem Timur yang diduduki. Tindakan tersebut dinilai sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.
Berdasarkan laporan kantor berita Palestina, WAFA, dari Ramallah pada Sabtu (29/8/2026), UNRWA menegaskan bahwa penggerebekan dan aktivitas ilegal di fasilitas pendidikan tersebut tidak dapat dibenarkan. Sebagai aset milik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pusat latihan tersebut seharusnya dihormati dan dilindungi sesuai dengan konvensi internasional yang berlaku.
Poin Utama Kecaman UNRWA:
- Pelanggaran Hukum: Penggerebekan di fasilitas PBB melanggar status perlindungan internasional.
- Kerusakan Aset: Fasilitas mengalami kerusakan fisik selama berada di bawah kendali otoritas pendudukan.
- Penjarahan: Adanya laporan mengenai pihak-pihak yang masuk secara ilegal dan berupaya mencuri isi fasilitas.
- Fungsi Vital: Pusat Qalandia merupakan sarana pendidikan dan pelatihan kejuruan krusial bagi pengungsi Palestina.
UNRWA mengungkapkan bahwa selama otoritas pendudukan berada di lokasi tersebut, fasilitas mengalami kerusakan yang signifikan. Selain itu, badan dunia ini menerima laporan adanya upaya pencurian aset di dalam area pusat pelatihan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Pihak UNRWA secara konsisten menekankan pentingnya melindungi pusat tersebut beserta seluruh asetnya. Hal ini mengingat peran vital Pusat Pelatihan Qalandia dalam menyediakan layanan pendidikan dan keterampilan teknis bagi para pengungsi Palestina di wilayah tersebut.
Dalam pernyataan resminya, UNRWA menegaskan bahwa otoritas pendudukan memiliki kewajiban hukum untuk segera menghentikan aksi-aksi semacam itu. Mereka juga dituntut untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan guna menjamin keamanan personel dan aset kemanusiaan.
Meski menghadapi tekanan dan gangguan keamanan, UNRWA kembali menegaskan komitmennya untuk melanjutkan seluruh kegiatan pendidikan di Pusat Pelatihan Qalandia secara penuh demi masa depan para pengungsi Palestina. (Ant/I-1)


















































