Tyson Fury Sebut Anthony Joshua Pengecut Jelang Duel Kelas Berat

2 weeks ago 6
Tyson Fury Sebut Anthony Joshua Pengecut Jelang Duel Kelas Berat Petinju Tyson Fury.(Dok. AFP/Daniel LEAL)

PETINJU Inggris, Tyson Fury menyebut Anthony Joshua sebagai "pengecut" di tengah ketidakpastian duel kelas berat antara kedua rival tersebut.

Pertarungan yang sudah lama dinantikan itu sebelumnya diproyeksikan berlangsung pada November. Namun, kesepakatan mengenai lokasi pertandingan belum tercapai sehingga rencana duel tersebut masih belum pasti.

Joshua dan promotor Matchroom, Eddie Hearn, telah menandatangani kontrak agar pertarungan digelar di Inggris. Sementara itu, pihak penyelenggara disebut lebih memilih menggelar laga di Amerika Serikat.

Hearn sebelumnya menegaskan kontrak harus dinegosiasikan ulang jika pertarungan tidak digelar di Inggris.

Fury, yang bulan lalu mengalahkan petinju journeyman Mariusz Wach untuk menjaga peluang duel melawan Joshua tetap terbuka, mengaku mulai lelah dengan proses negosiasi.

"Saya sudah bersedia bertarung di setiap lokasi yang disebutkan, Inggris, Irlandia, Vegas, New York, kembali ke Inggris, kembali ke Irlandia, kembali ke New York," kata Furyb dikutip dari BBC.

"Saya merasa Anda pengecut. Saya merasa Anda tidak menginginkan pertarungan ini dan hanya mempermainkan semua orang," lanjutnya.

Fury juga menuding Joshua telah memiliki banyak kesempatan untuk menghadapi dirinya, tetapi tidak pernah benar-benar menginginkan pertarungan tersebut.

"Anda sudah punya banyak kesempatan untuk melawan saya, tetapi jauh di lubuk hati, Anda tidak pernah benar-benar menginginkannya. Jadi, mari kita lihat apakah Anda akan berani untuk terakhir kalinya," ujar Fury.

Promotor Fury dari Queensberry, Frank Warren, memastikan petinjunya sudah menyepakati pertarungan tersebut.

"Tyson sudah menandatanganinya. Tyson sudah menyetujui pertarungan dan sepakat untuk bertarung," kata Warren kepada Sky Sports News. (BBC/H-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |