Tuti Nurcholifah Yasin Pimpin Garnita Malahayati NasDem Jabar 2025-2030

5 hours ago 2
Tuti Nurcholifah Yasin Pimpin Garnita Malahayati NasDem Jabar 2025-2030 Pelantikan DPW Garnita Malahayati NasDem Jabar.(MI/Naviandri)

DPP Garda Wanita (Garnita) Malahayati NasDem resmi melantik Tuti Nurcholifah Yasin sebagai Ketua DPW Garnita Malahayati NasDem Provinsi Jawa Barat (Jabar) masa bakti 2025-2030. Prosesi pelantikan yang berlangsung di Bandung pada Sabtu (22/8) ini dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus DPD Garnita Malahayati NasDem dari 24 kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Ketua Umum DPP Garnita Malahayati NasDem, Andina Thresia Narang, menegaskan bahwa kepengurusan baru di Jawa Barat memikul tanggung jawab besar. Selain meningkatkan keterwakilan perempuan, Garnita diharapkan menjadi motor penggerak dalam mencapai target besar Partai NasDem pada Pemilu 2029 mendatang.

"Hari ini adalah pelantikan DPW dan juga DPD se-Jabar. Ada 24 DPD yang dilantik. Ini bagaimana kita sebagai organisasi perempuan dan sayap partai perempuan NasDem bisa meningkatkan keterwakilan perempuan di tahun 2029," ujar Andina.

Target 50 Persen Keterwakilan Perempuan

Andina memaparkan bahwa saat ini Partai NasDem telah berhasil memenuhi mandat keterwakilan perempuan sebesar 30% dalam pencalonan legislatif, baik di tingkat DPR RI maupun DPRD Provinsi Jawa Barat. Namun, angka tersebut dipandang hanya sebagai pijakan awal.

Garnita Malahayati mematok target ambisius untuk meningkatkan keterwakilan perempuan hingga mencapai 50% pada Pemilu 2029. Andina optimistis, meski tantangan politik di setiap daerah berbeda-beda, kepemimpinan Tuti Nurcholifah Yasin mampu membawa perubahan signifikan di Jawa Barat.

"Kami sudah mencapai lebih dari 30% untuk caleg perempuan di DPR RI dan DPRD Provinsi. Itu bukan masalah bagi NasDem, tetapi bagaimana 30% ini menjadi titik awal untuk kami bisa mencapai 50% keterwakilan," imbuhnya.

Bukan Sekadar Pelengkap Politik

Senada dengan Andina, Ketua DPW Garnita Malahayati NasDem Jabar, Tuti Nurcholifah Yasin, menegaskan bahwa momentum pelantikan ini adalah langkah nyata memperkuat peran perempuan di internal partai. Ia menekankan bahwa kehadiran perempuan dalam politik tidak boleh hanya sekadar memenuhi kuota atau menjadi pelengkap kontestasi.

"Garnita tidak ingin perempuan hanya ditempatkan sebagai pelengkap. Target kita untuk pemilu berikutnya bukan hanya 30% kuota perempuan," tegas Tuti.

Untuk mencapai target tersebut, Tuti menjelaskan bahwa Garnita Jabar akan fokus pada proses seleksi dan penguatan kapasitas calon legislatif perempuan. Fokus utama organisasi adalah memastikan kader yang diusung memiliki kompetensi dan peluang menang yang tinggi.

"Mudah-mudahan Garnita bisa mem-filter caleg-caleg yang memang bisa kita dudukkan. Kita tidak mau hanya menghitung berapa perempuan yang masuk ke parlemen, tapi berapa banyak perempuan yang bisa kita hantarkan ke sana," pungkasnya.

Dengan struktur kepengurusan yang kini telah resmi dikukuhkan di 24 daerah dari total 27 kabupaten/kota di Jabar, Garnita Malahayati NasDem berkomitmen memperluas ruang partisipasi politik perempuan dan memperkuat kaderisasi menuju 2029. (AN/I-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |