Tugu Khatulistiwa(Dok Istimewa)
PONTIANAK, ibu kota Kalimantan Barat yang terletak tepat di garis khatulistiwa, menyuguhkan perpaduan menarik antara alam, budaya, dan kuliner. Travel Pontianak semakin populer berkat akses mudah melalui Bandara Supadio dan penerbangan langsung dari kota-kota besar di Indonesia.
Kota ini dikenal sebagai gerbang Borneo berkat Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia. Keberagaman budayanya terlihat dari istana bersejarah hingga vihara dan masjid. Menurut BPS Provinsi Kalimantan Barat (2026), perjalanan wisatawan nusantara ke Kalimantan Barat tumbuh 61,56% sepanjang 2025, mencapai 13,19 juta perjalanan. Peningkatan ini juga mendorong okupansi hotel bintang naik 9,60% pada Desember 2025.
Waktu Terbaik Berkunjung ke Pontianak 2026
Berdasarkan pengalaman banyak wisatawan, kunjungi Pontianak antara Juni hingga September saat cuaca lebih cerah. Hindari musim hujan puncak untuk menghindari gangguan perjalanan. Bawa pakaian ringan, sunblock, topi, serta obat anti-nyamuk. Transportasi paling praktis menggunakan ojek online atau taksi daring.
Destinasi Utama Pontianak yang Wajib Dikunjungi
Tugu Khatulistiwa menjadi ikon wajib. Pengunjung bisa berdiri di titik nol derajat dan merasakan fenomena matahari tanpa bayangan pada 21-23 Maret serta September. Tiket masuk sekitar Rp10.000 per orang, buka pukul 08.00-16.00 WIB. Banyak wisatawan merasa terkesan dengan museum kecil di sana yang menjelaskan sejarah astronomi.
Sungai Kapuas menawarkan pemandangan indah, khususnya saat sunset di Taman Alun-Alun Kapuas. Naik kapal wisata susur sungai dengan harga sekitar Rp15.000 per orang dewasa (Rp10.000 untuk anak), durasi 30-45 menit. Fasilitasnya termasuk minuman dan camilan ringan.
Jelajahi pula Keraton Kadriah untuk melihat artefak Kesultanan Pontianak, Masjid Raya Mujahidin, serta Rumah Radakng yang menampilkan arsitektur Dayak. Di kawasan Gajah Mada, nikmati kuliner khas seperti kwetiau Pontianak dan sotong pangkong. Data nasional menunjukkan 63% wisatawan menjadikan kuliner sebagai alasan utama berwisata (Pelaku Bisnis, 2024).
Tips Praktis dan Itinerary 3 Hari 2 Malam
Hari 1: Tiba di bandara, check-in hotel, lalu kunjungi Tugu Khatulistiwa dan Taman Alun-Alun Kapuas untuk sunset.
Hari 2: Eksplorasi Keraton Kadriah, Masjid Raya, dan susur Sungai Kapuas.
Hari 3: Kunjungi Rumah Radakng atau pusat kuliner sebelum pulang.
Tips tambahan:
- Aksesibilitas: Banyak destinasi ramah anak dengan area bermain. Beberapa lokasi seperti taman kota relatif mudah diakses kursi roda, meski tidak semua memiliki fasilitas lengkap.
- Keamanan & Etika Budaya: Pontianak aman, tapi tetap waspada terhadap barang bawaan. Hormati adat setempat dengan berpakaian sopan di tempat ibadah dan minta izin sebelum foto warga.
- Aplikasi & Kontak Darurat: Gunakan Google Maps atau Grab. Simpan nomor darurat: Polisi 110, Ambulans 119, serta kontak hotel untuk bantuan.
Pentingnya Memilih Akomodasi yang Tepat
Istirahat nyaman sangat menentukan kualitas liburan. “Memilih akomodasi penginapan di Pontianak itu sangat penting karena dapat memengaruhi keseluruhan pengalaman wisatawan, mulai dari aksesibilitas ke destinasi utama hingga kualitas istirahat setelah seharian menjelajah,” kata Irene Janti, Brand & Marketing Director Ascott Indonesia.
Testimoni tamu di TripAdvisor turut mendukung: “Hotel bersih, fasilitas mantap, karyawan ramah, service the best buat HARRIS Pontianak. Ga nyesel kalau nginap di sini lagi” – Mia (Februari 2026). Selain itu, tersedia berbagai pilihan akomodasi lain sesuai budget wisatawan.
Pontianak menawarkan pengalaman Khatulistiwa yang tak terlupakan. Dengan persiapan matang, liburan Anda akan penuh kenangan indah. Mulai rencanakan perjalanan travel Pontianak Anda sekarang untuk menikmati pesona Borneo yang autentik. (H-2)


















































