Strategi Memilih Tiket Pesawat Murah di Tengah Kenaikan Wisatawan Nusantara

3 weeks ago 21
Strategi Memilih Tiket Pesawat Murah di Tengah Kenaikan Wisatawan Nusantara Ilustrasi--Calon penumpang berjalan di selasar keberangkatan Terminal 3 Bandara Soekaro-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (17/6/2026).(ANTARA/Muhammad Iqbal)

HARGA tiket pesawat untuk rute yang sama sering kali menunjukkan angka yang berbeda-beda. Perbedaan tanggal dan waktu keberangkatan menjadi faktor utama yang memengaruhi fluktuasi harga tersebut. Bagi wisatawan yang memiliki fleksibilitas jadwal, membandingkan beberapa alternatif sebelum melakukan pemesanan menjadi langkah krusial untuk mendapatkan penawaran terbaik.

Fenomena ini menjadi sangat relevan di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan domestik. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat anomali menarik antara jumlah perjalanan wisatawan nusantara dengan penggunaan moda transportasi udara pada periode awal tahun 2026.

Indikator Perjalanan (2026) Statistik
Pertumbuhan Wisatawan Nusantara (Mei 2026 vs Mei 2025) Naik 8,69%
Penumpang Angkutan Udara Domestik (Januari - Mei 2026) Turun 1,63%

Perbedaan tren ini menunjukkan bahwa meski minat bepergian di dalam negeri meningkat, sebagian wisatawan mulai beralih ke moda transportasi lain. Salah satu pertimbangan utamanya diduga berkaitan dengan efisiensi biaya perjalanan, termasuk harga tiket pesawat.

Harga Tiket Tidak Hanya Dipengaruhi Avtur

Banyak anggapan bahwa harga tiket pesawat hanya bergantung pada harga bahan bakar atau avtur. Faktanya, terdapat berbagai komponen biaya operasional yang saling berkaitan, antara lain:

  • Nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing.
  • Fuel surcharge yang diatur oleh pemerintah.
  • Biaya operasional maskapai.
  • Waktu penyesuaian tarif oleh penyedia layanan.

Oleh karena itu, penurunan harga avtur tidak serta-merta menurunkan harga tiket secara instan. Dibutuhkan jeda waktu agar perubahan komponen biaya tersebut tercermin pada harga akhir yang dibayarkan penumpang.

Sensitivitas Wisatawan Terhadap Harga

Chief Product Officer Airpaz, Jefry Widianata, mengungkapkan bahwa wisatawan saat ini semakin sensitif terhadap selisih harga antar-tanggal dan antar-jam keberangkatan.

"Kami melihat pola yang menarik di Airpaz, ketika minat terhadap rute domestik terus naik, tetapi wisatawan makin sensitif terhadap selisih harga," ujarnya.

Jefry menambahkan bahwa pada satu rute yang sama, perbedaan harga bisa sangat signifikan. Peran platform pemesanan adalah menyajikan semua pilihan tersebut secara transparan agar calon penumpang tidak perlu menebak-nebak kapan harga akan turun.

Tiga Strategi Membandingkan Pilihan

Bagi wisatawan dengan jadwal fleksibel, berikut adalah tiga hal yang perlu dibandingkan sebelum membeli tiket:

  1. Tanggal Utama: Jadikan tanggal keinginan sebagai patokan awal harga.
  2. Hari Kerja Terdekat: Cek harga pada hari kerja di sekitar tanggal pilihan, karena sering kali terdapat selisih tarif yang lumayan.
  3. Waktu Luar Jam Sibuk: Periksa jadwal penerbangan di jam-jam yang kurang diminati (seperti dini hari atau malam hari) untuk mendapatkan harga lebih rendah.

Tips Tambahan: Selain harga, pastikan untuk memeriksa ketentuan bagasi, jadwal keberangkatan yang pasti, serta total harga akhir setelah pajak sebelum menyelesaikan transaksi.

Kemudahan Pemesanan Lokal

Untuk mendukung kebutuhan wisatawan domestik, Airpaz menyediakan layanan dalam bahasa Indonesia dengan tampilan harga Rupiah serta metode pembayaran lokal. Hal ini bertujuan agar proses membandingkan hingga memesan tiket menjadi lebih sederhana dan akurat.

"Semakin jelas pilihan yang dapat dilihat wisatawan, semakin mudah pula bagi mereka untuk menentukan penerbangan yang sesuai dengan jadwal dan budget," tutup Jefry.

Dengan meningkatnya mobilitas domestik, kecermatan dalam membandingkan variabel keberangkatan menjadi kunci bagi wisatawan untuk tetap bisa bepergian dengan nyaman tanpa harus melampaui anggaran yang telah ditetapkan. (Z-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |