Slank Guncang Java Jazz 2026 Setelah 17 Tahun Absen

1 hour ago 1

GRUP musik Slank mengguncang panggung Jakarta International Java Jazz Festival 2026 di NICE, PIK 2, Tangerang, pada Ahad, 31 Mei 2026. Kehadiran Kaka, Bimbim, Ridho, Ivanka, dan Abdee menjadi salah satu momen yang paling dinantikan sekaligus emosional, mengingat mereka sudah lama tidak menginjakkan kaki di panggung Java Jazz.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Kerinduan tersebut langsung diakui oleh sang vokalis di atas panggung. Kaka sempat berhenti sejenak di sela-sela penampilannya untuk menyapa ribuan penonton yang memadati area pertunjukan.

"Jadi ternyata kenangan yang lalu di Java Jazz adalah 17 tahun lalu," kata Kaka yang langsung disambut gemuruh dari Slankers dan penikmat musik yang hadir.

Waktu hampir dua dekade tersebut seolah menguap begitu saja ketika Slank mulai beraksi. Mereka membuktikan bahwa energi rock n' roll mereka tidak pernah pudar dan tetap selaras dengan atmosfer festival. Slank membuka penampilan energetik malam ini dengan lagu ikonik "Bang Bang Tut".

Penampilan vokalis grup musik Slank, Kaka, dalam "Java Jazz Festival 2026" di Nusantara International Convention Exibition Pantai Indah Kapuk, Kabupaten Tangerang, Banten, 31 Mei 2026. Tempo/Ilham Balindra

Aransemen yang apik sukses membuat penonton ikut bernyanyi sejak menit pertama. Slank menyajikan setlist yang mengombinasikan deretan hit legendaris dengan kejutan-kejutan segar. Setelah lagu pembuka, tensi konser tetap terjaga lewat lagu "Tong Kosong" dan lagu romantis "Mawar Merah". Penonton kemudian dibawa larut dalam nostalgia yang lebih dalam saat lagu-lagu legendaris seperti "Poppies Lane Memory" dan "Symphaty Blue" mengalun bergantian. Sesi ini sukses membuat penonton bernyanyi bersama tanpa henti.

Salah satu momen paling mencuri perhatian adalah ketika sang drummer, Bimbim, mengambil alih mikrofon utama. Berada di depan panggung, Bimbim membawakan lagu "Esok Kan Masih Ada". Penampilan solonya ini memberikan nuansa yang lebih intim dan hangat di tengah megahnya panggung festival jazz tersebut.

Penampilan vokalis grup musik Slank, Kaka, dalam "Java Jazz Festival 2026" di Nusantara International Convention Exibition Pantai Indah Kapuk, Kabupaten Tangerang, Banten, 31 Mei 2026. Tempo/Ilham Balindra

Tak kalah riuh, Slank juga membawakan lagu penuh kritik sosial bertajuk "REPUBLIK FUFUFAFA". Lagu ini langsung membakar atmosfer panggung dengan liriknya yang lugas khas Slank. Setelah itu, emosi penonton kembali diaduk lewat lagu patah hati paling ikonis, "Ku Tak Bisa" (Koede Liarkoe).

Setelah mengobati rindu penggemarnya lewat lagu melankolis "Terlalu Manis", Slank menutup malam bersejarah ini dengan membawakan lagu "I Miss You But I Hate You". Distorsi gitar yang rapat dan vokal Kaka yang tetap prima di akhir pertunjukan sukses menutup penampilan Slank  malam ini.

Kembalinya Slank setelah 17 tahun ke Java Jazz Festival bukan sekadar pelengkap rangkaian acara, melainkan sebuah catatan sejarah penting bagi festival ini. Mereka berhasil menuntaskan kerinduan belasan tahun dengan performa yang tetap bertenaga, membuktikan bahwa Slank akan selalu memiliki tempat istimewa di hati pencinta musik lintas generasi.

IMANDA ZAHWA

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |