Situs Arkeologi Sebastia Palestina Masuk Daftar Warisan Dunia Terancam Unesco

7 hours ago 2
Situs Arkeologi Sebastia Palestina Masuk Daftar Warisan Dunia Terancam Unesco Situs Sebastia Palestina.(Dok. Icomos Palestine)

PALESTINA mencatatkan pencapaian diplomatik dan budaya penting setelah situs arkeologi Sebastia resmi terdaftar dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO yang Terancam Punah. Penetapan ini diumumkan oleh Menteri Pariwisata dan Purbakala Palestina, Hani al-Hayek, pada Jumat (24/7/2026).

Keputusan bersejarah tersebut diambil dalam sesi ke-48 Komite Warisan Dunia UNESCO yang berlangsung di Busan, Korea Selatan. Komite menyetujui pendaftaran Sebastia melalui prosedur darurat berdasarkan kriteria (iii) Konvensi Warisan Dunia, setelah melakukan pengesahan terhadap berkas nominasi yang diajukan oleh pihak Palestina.

Nilai Universal Luar Biasa

Situs Sebastia diakui memiliki nilai universal yang luar biasa (Outstanding Universal Value). Wilayah ini menyimpan bukti unik keberlanjutan peradaban manusia yang membentang lintas zaman, mulai dari Zaman Besi, era Helenistik, Romawi, Bizantium, Perang Salib, hingga periode Ottoman.

Dalam pertimbangannya, komite menekankan bahwa lapisan arkeologi dan sejarah di Sebastia mencerminkan perkembangan pusat perkotaan, politik, dan keagamaan selama lebih dari dua milenium. Kekayaan historis inilah yang membuat situs tersebut dinilai sangat layak mendapatkan perlindungan internasional sebagai bagian dari warisan dunia.

Ancaman Pendudukan dan Kerusakan

Masuknya Sebastia ke dalam kategori "Daftar Warisan Dunia dalam Bahaya" dipicu oleh adanya ancaman serius yang mengancam integritas situs tersebut. Beberapa faktor utama yang menjadi perhatian UNESCO meliputi:

  • Tindakan pendudukan yang dilakukan oleh pihak Israel.
  • Rencana perebutan lahan di sekitar area arkeologi.
  • Proyek-proyek yang bertujuan mengubah karakter historis dan arkeologis asli situs.
  • Pembatasan akses yang menghambat upaya perlindungan, pengelolaan, serta pelestarian secara profesional.

Kementerian Pariwisata Palestina menyambut baik keputusan ini dan menyebutnya sebagai kemenangan nasional. Langkah UNESCO ini dianggap sebagai pengakuan internasional terhadap signifikansi budaya Palestina sekaligus komitmen global untuk melindungi warisan budaya dari tantangan yang muncul akibat konflik dan pendudukan.

Penetapan status "Terancam Punah" oleh UNESCO biasanya bertujuan untuk memobilisasi dukungan internasional dan bantuan teknis guna memastikan pelestarian situs yang berada di bawah ancaman langsung. (Ant/H-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |