Alasan Imu Bunuh Gorosei Saint Jaygarcia Saturn usai Perang Egghead One Piece

4 hours ago 2
Alasan Imu Bunuh Gorosei Saint Jaygarcia Saturn usai Perang Egghead One Piece Saint Jaygarcia Saturn(Doc IMDB)

DUNIA One Piece kembali diguncang oleh peristiwa besar yang tidak terduga. Setelah berakhirnya kekacauan di Pulau Egghead, fokus cerita beralih dari pelarian kru Topi Jerami ke eskalasi konflik di pusat kekuasaan dunia, Mary Geoise. Kejutan terbesar muncul ketika Imu, pemegang takhta tertinggi Pemerintah Dunia, memutuskan untuk menghabisi salah satu dari lima tetua Gorosei, yaitu Saint Jaygarcia Saturn.

Kematian Saint Jaygarcia Saturn menandai sejarah baru dalam narasi karya Eiichiro Oda, karena ini adalah pertama kalinya seorang Gorosei diperlihatkan tewas, apalagi di tangan pemimpin mereka sendiri. Peristiwa ini memicu banyak pertanyaan di kalangan penggemar mengenai motif sebenarnya di balik tindakan drastis Imu tersebut.

Kegagalan Fatal di Pulau Egghead

Alasan utama yang paling terlihat di permukaan adalah kegagalan total Saint Jaygarcia Saturn dalam menjalankan misi di Pulau Egghead. Sebagai Gorosei yang bertanggung jawab atas pertahanan dan ilmu pengetahuan, Saturn turun langsung ke lapangan untuk memastikan tiga hal utama: kematian Dr. Vegapunk, pengamanan Mother Flame, dan penghentian siaran pesan Vegapunk ke seluruh dunia.

Meskipun Vegapunk secara fisik berhasil dibunuh, Saturn gagal mencegah pesan rahasia sang ilmuwan tersebar luas. Pesan tersebut mengungkap kebenaran tentang banjir besar dunia dan eksistensi Abad Kekosongan (Void Century), yang merupakan ancaman eksistensial bagi otoritas Pemerintah Dunia. Kegagalan Saturn dalam membungkam Vegapunk dianggap sebagai kelalaian yang tidak termaafkan oleh Imu.

Membiarkan Joy Boy "Bangkit" Kembali

Selain masalah Vegapunk, kehadiran Luffy dalam wujud Gear 5 (Joy Boy) di Egghead menjadi faktor krusial. Saturn berada di lokasi saat Luffy menunjukkan kekuatan penuhnya, namun ia tidak mampu menghentikan sang kapten Topi Jerami. Bagi Imu, membiarkan musuh bebuyutan dari masa lalu ini lolos begitu saja adalah ancaman yang terlalu besar untuk diabaikan.

Ketidakmampuan Saturn untuk menangani situasi darurat tersebut, meskipun ia memiliki kekuatan regenerasi yang luar biasa dan wujud iblis yang mengerikan, menunjukkan bahwa ia tidak lagi kompeten untuk menduduki kursi kekuasaan tertinggi.

Mekanisme Kematian Saturn: Penarikan Kekuatan oleh Imu

Proses kematian Saturn memberikan petunjuk penting mengenai hubungan antara Imu dan para Gorosei. Dalam momen-momen terakhirnya, tubuh Saturn terlihat menua dengan sangat cepat hingga menjadi tulang belulang dan akhirnya meledak dalam api hitam. Saturn sempat memohon ampun kepada Imu, yang mengindikasikan bahwa kekuatan dan keabadian yang dimiliki Gorosei berasal langsung dari Imu.

Tindakan Imu membunuh Saturn bukan sekadar eksekusi fisik, melainkan penarikan kembali "berkah" atau kekuatan yang telah diberikan. Hal ini mempertegas posisi Imu sebagai entitas yang absolut, di mana para Gorosei hanyalah pion yang bisa diganti kapan saja jika dianggap sudah tidak berguna.

Munculnya Pengganti: Saint Figarland Garling

Segera setelah kematian Saturn, Imu tidak membiarkan kursi kekosongan tersebut bertahan lama. Saint Figarland Garling, mantan pemimpin God's Knights yang dikenal karena perannya dalam insiden God Valley, ditunjuk sebagai pengganti Saturn. Garling kini menjabat sebagai Warrior God of Science and Defense.

Pergantian ini menunjukkan bahwa Imu menginginkan sosok yang lebih tegas dan mungkin lebih kuat untuk menghadapi era baru yang semakin kacau. Garling, yang memiliki reputasi kejam dan disiplin tinggi, dianggap lebih cocok memimpin departemen pertahanan dibandingkan Saturn yang dinilai telah melunak atau gagal beradaptasi dengan ancaman generasi baru.

Kematian Saint Jaygarcia Saturn terjadi pada Chapter 1125 dalam manga One Piece. Peristiwa ini menjadi titik balik penting yang menunjukkan bahwa status Gorosei tidaklah abadi dan mereka sepenuhnya berada di bawah kendali mutlak Imu.

Dampak Kematian Saturn bagi Alur Cerita ke Depan

Kematian Saturn membawa implikasi besar bagi dunia One Piece:

  • Ketakutan di Kalangan Gorosei: Empat tetua lainnya kini menyadari bahwa posisi mereka tidak aman. Hal ini bisa memicu loyalitas yang lebih buta atau justru benih-benih keraguan di masa depan.
  • Perubahan Strategi Pemerintah Dunia: Dengan masuknya Figarland Garling, pendekatan Pemerintah Dunia terhadap ancaman bajak laut diprediksi akan menjadi jauh lebih agresif.
  • Misteri Kekuatan Imu: Kemampuan Imu untuk membunuh Gorosei dari jarak jauh tanpa kontak fisik memperkuat teori bahwa Imu memiliki kekuatan yang berhubungan dengan manipulasi hidup dan mati atau kontrak supranatural.

Dengan tewasnya Saint Jaygarcia Saturn, peta kekuatan dunia One Piece semakin bergejolak. Para penggemar kini menantikan bagaimana langkah Figarland Garling sebagai Gorosei baru dalam mengejar kru Topi Jerami menuju pulau berikutnya, Elbaf. (Z-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |