Sering Anyang-anyangan Disertai Nyeri saat Kencing? Kenali Ciri Batu Ginjal

3 weeks ago 9
Sering Anyang-anyangan Disertai Nyeri saat Kencing? Kenali Ciri Batu Ginjal ilustrasi(Magnific)

KENCING terasa nyeri atau muncul rasa ingin buang air kecil terus-menerus alias anyang-anyangan kerap diidentikkan dengan infeksi saluran kemih (ISK). Meski demikian, indikasi medis tersebut juga dapat menjadi sinyal awal munculnya penyakit batu ginjal. Lantas, seperti apa ciri batu ginjal yang perlu diwaspadai?

Batu ginjal terbentuk ketika mineral dan zat tertentu dalam urine mengkristal hingga membentuk massa keras.

Batu berukuran kecil terkadang dapat keluar melalui urine tanpa menimbulkan gejala.

Namun, ketika batu bergerak menuju ureter atau menyumbat saluran urine, berbagai keluhan dapat muncul dan rasa sakit bisa menjadi sangat intens.

Kencing Nyeri dan Anyang-anyangan Bisa Jadi Gejala

Salah satu gejala batu ginjal adalah rasa sakit atau terbakar ketika buang air kecil. Penderitanya juga dapat merasa lebih sering ingin kencing. 

Berdasarkan laporan yang dikutip dari NIDDK, bagian dari National Institutes of Health (NIH), bahwa batu ginjal dapat menyebabkan rasa ingin buang air kecil terus-menerus, kencing hanya sedikit, hingga kesulitan mengeluarkan urine.

Namun, nyeri saat kencing dan anyang-anyangan bukan satu-satunya tanda. Gejala yang lebih khas adalah nyeri tajam pada punggung, sisi tubuh, perut bagian bawah, atau selangkangan. 

Rasa sakit tersebut dapat menjalar dan muncul dalam gelombang, dari ringan hingga sangat berat. Urine juga dapat berubah warna menjadi merah muda, merah, atau kecokelatan akibat adanya darah. 

Beberapa penderita juga mengalami urine keruh atau berbau tidak sedap, serta mual dan muntah.

Jangan Abaikan Demam dan Menggigil

Yang perlu diperhatikan, gejala serupa juga dapat terjadi pada infeksi ginjal atau pielonefritis. 

Dilansir NIDDK, infeksi ginjal dapat menyebabkan sering buang air kecil, nyeri saat kencing, urine keruh atau berbau, serta nyeri pada punggung, sisi tubuh, atau selangkangan.

Demam dan menggigil juga dapat menyertai kondisi tersebut. Karena itu, kombinasi keluhan kencing dengan demam, menggigil, mual, muntah, atau nyeri hebat sebaiknya segera diperiksakan ke dokter.

Bagaimana Memastikannya?

Batu ginjal tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan gejala. Dokter dapat melakukan pemeriksaan urine dan darah serta pemeriksaan pencitraan seperti USG, X-ray, atau CT scan untuk mengetahui ukuran, jumlah, dan lokasi batu.

Jadi, kencing nyeri dan anyang-anyangan memang bisa menjadi ciri batu ginjal, tetapi bukan tanda yang spesifik. 

Jika keluhan disertai darah dalam urine, sulit kencing, demam, menggigil, atau nyeri hebat, jangan menunda pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab sebenarnya.

(Cleveland Clinic/NIH/P-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |