Senator Asal Lampung Minta Prabowo-Gibran Lanjutkan Pembangunan Presiden Terdahulu

4 hours ago 11
Senator Asal Lampung Minta Prabowo-Gibran Lanjutkan Pembangunan Presiden Terdahulu Ilustrasi(Dok Istimewa)

ANGGOTA DPD RI asal daerah pemilihan Lampung, Bustami Zainudin, mendukung apresiasi dan penghormatan yang disampaikan Ketua DPD RI Sultan B Najamudin kepada para Presiden terdahulu, khususnya sematan gelar "Bapak Infrastruktur" bagi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Penghormatan tersebut disampaikan Sultan dalam Rapat Paripurna Sidang Tahunan MPR RI bersama Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Bustami menilai bahwa julukan tersebut memiliki dasar yang kuat dan bukan sekadar ungkapan penghormatan formalitas semata.

“Menurut saya, ketika Pak Jokowi disebut sebagai Bapak Pembangunan Infrastruktur Indonesia, itu bukan sekadar memberikan julukan. Ada fakta yang bisa kita lihat dan rasakan di lapangan. Hampir di seluruh daerah, masyarakat merasakan hadirnya pembangunan infrastruktur selama beliau memimpin,” ujar Bustami melalui keterangannya, Sabtu (15/8/2026).

Bustami menegaskan, keberhasilan pembangunan infrastruktur di era Jokowi terlihat dari komitmen Indonesiasentris ke pembangunan yang merata hingga ke luar Pulau Jawa. Kehadiran jalan tol, bandara, pelabuhan, jembatan, hingga bendungan terbukti berhasil memangkas biaya logistik dan membuka akses ekonomi lokal.

"Sebagai anggota DPD yang mewakili daerah, kami melihat sendiri bagaimana pembangunan memberikan perubahan. Ada daerah yang sebelumnya sulit dijangkau kini terbuka. Ini adalah warisan pembangunan yang manfaatnya tidak berhenti ketika pemerintahan berganti," paparnya.

Ia menambahkan bahwa apresiasi terhadap pemimpin terdahulu merupakan wujud kedewasaan berbangsa demi menjaga keberlanjutan fondasi nasional.

Lebih lanjut, Bustami turut mengapresiasi kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia berharap pemerintahan saat ini terus melanjutkan serta menyempurnakan capaian pemerataan pembangunan di seluruh pelosok Indonesia.

"Bagi kami di daerah, pembangunan itu bukan sekadar angka dan statistik. Pembangunan adalah jalan yang bisa dilalui, jembatan yang menghubungkan, dan akses yang membuat masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk maju," tegasnya.
 

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |