Kerusakan Gempa M7,7 di NTT Masuk Kategori Sedang hingga Berat

4 hours ago 3
Kerusakan Gempa M7,7 di NTT Masuk Kategori Sedang hingga Berat BMKG menyebut kerusakan akibat gempa M7,7 di NTT masuk kategori sedang hingga berat. Kerusakan dilaporkan di Maumere, Manggarai Barat, dan Labuan Bajo.(AFP)

DIREKTUR Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu, BMKG, Teguh Rahayu menyampaikan tingkat kerusakan akibat gempabumi yang terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan kekuatan M7.7 masuk dalam kategori sedang hingga berat. 

"Berdasarkan monitoring dari koordinator stasiun BMKG di Kupang, NTT yang sudah berkoordinasi dengan BPBD setempat bahwa sementara ada laporan kerusakan yang pertama dengan kategori kerusakan sedang hingga berat," kata Teguh dalam konferensi pers secara daring, Sabtu (15/8). 

Ada beberapa bagian tembok rumah sederhana roboh, yaitu di wilayah Maumere, Manggarai Barat, dan juga Labuan Bajo sekitar IV-V Modified Mercalli Intensity (MMI). Kemudian kategori kerusakan sedang di Pelabuhan Maumere dan seputar Jayakarta Bajo dengan sekitaran VI-VII MMI.

"BMKG akan melakukan survei ke lokasi terdampak mulai hari ini oleh stasiun Kirtisika, Kupang. Dan nanti jika ada update atau berita terkini akan segera kita sampaikan,"

Di kesempatan yang sama Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto menjelaskan gempa di NTT yang terjadi pagi tadi diakibatkan oleh sesar naik busur belakang Flores. 

"Jadi di belakang busur Flores ada potensi gempa dengan maksimum M7.8-7.9 dan sudah terjadi pagi tadi sekitar M7.7," ujar dia.

Ia memaparkan bahwa dari sejarah yang ada, gempa serupa pernah terjadi pada tahun 1992 dengan kekuatan M7.5. Kerusakanya sangat besar pada waktu itu. 

"Jadi ini sudah hampir 30 tahun terjadi lagi. Jadi nanti kita akan terus monitor aktivitas gempa susulan. Jadi nanti BMKG akan terus monitor aktivitas gempa susulannya dan akan terus menyampaikan ke masyarakat," tegas Wijayanto.

Sebelumnya juga BMKG telah akhiri peringatan dini tsunami. Namun, ia memastikan akan terus memonitor aktivitas tinggal tinggi muka air laut yang akan tertangkap di stasiun-stasiun teknik di daerah. (Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |