NASA Resmi Ajak ISRO Bergabung dalam Proyek Pembangunan Pangkalan Bulan

4 hours ago 4
NASA Resmi Ajak ISRO Bergabung dalam Proyek Pembangunan Pangkalan Bulan NASA berencana membangun pangkalan permanen di bulan secara bertahap hingga tahun 2032.(NASA)

BADAN Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) secara resmi mengundang Organisasi Riset Antariksa India (ISRO) untuk bergabung dalam program pembangunan pangkalan permanen di Bulan. Langkah ini menandai babak baru yang semakin erat dalam hubungan kerja sama antariksa antara kedua negara.

Undangan tersebut disampaikan dalam pertemuan ke-9 U.S.-India Civil Space Joint Working Group (CSJWG) yang berlangsung di markas besar ISRO di Bengaluru, India. Pertemuan ini dihadiri oleh para pejabat tinggi antariksa kedua negara, termasuk Sekretaris Departemen Antariksa India V. Narayanan serta Duta Besar AS untuk India Sergio Gor.

Melalui unggahan di media sosial X, pihak NASA menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan kolaborasi sains yang telah berjalan.

"Berpijak pada kolaborasi sains kita yang berhasil, NASA menegaskan kembali minatnya agar @ISRO bergabung dalam Pangkalan Bulan. Kami kembali ke Bulan untuk menetap, dan kami membawa serta mitra-mitra kami," tulis NASA.

Kerja sama ini menjadi bagian dari Program Artemis milik NASA yang bertujuan mendirikan pangkalan permanen di wilayah kutub selatan Bulan. Kawasan tersebut menjadi fokus utama karena keberadaan kawah-kawah yang terlindung dari sinar matahari dan diperkirakan menyimpan cadangan es air dalam jumlah besar.

Kedua negara juga sepakat untuk menindaklanjuti diskusi terkait pembagian data ilmiah secara terbuka di bawah kerangka Artemis Accords. Artemis Accords sendiri merupakan panduan diplomatik yang diprakarsai AS untuk mengatur eksplorasi Bulan yang aman, damai, dan berkelanjutan. India telah menandatangani kesepakatan tersebut pada tahun 2023 sebagai negara ke-27, di mana kini anggotanya telah berkembang hingga 70 negara.

Bagi India, tawaran kolaborasi dari NASA ini sangat sejalan dengan peta jalan eksplorasi antariksa domestiknya. Negara tersebut memiliki target jangka panjang untuk membangun pangkalan Bulan, mendirikan stasiun luar angkasa di orbit Bulan, serta mengirimkan astronaut India ke permukaan Bulan pada dekade 2040-an.

Kerja sama ini sekaligus memperkuat hubungan bilateral kedua lembaga yang sebelumnya telah sukses meluncurkan misi satelit observasi Bumi NASA-ISRO Synthetic Aperture Radar (NISAR), serta keterlibatan astronaut India dalam penerbangan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). (Space/Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |