Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat.(DOK.PEMKABBEKASI)
PEMERINTAH Kabupaten Bekasi terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui jalur pendidikan non-formal yang terintegrasi. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat di wilayahnya merupakan langkah strategis untuk memberikan kesempatan kedua bagi anak-anak yang mengalami putus sekolah.
Dalam amanatnya pada apel pagi di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (7/9), Endin menekankan bahwa pendidikan adalah hak dasar yang tidak boleh terputus hanya karena kendala ekonomi atau sosial. Ia meminta instansi terkait, khususnya Dinas Pendidikan, untuk proaktif dalam menjaring anak-anak yang tidak lagi mengenyam bangku sekolah agar dapat kembali belajar melalui program ini.
Sekolah Rakyat bukan sekadar inisiatif lokal, melainkan bagian dari program strategis nasional yang diimplementasikan di Kabupaten Bekasi. Endin menilai keberadaan institusi ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh lapisan masyarakat untuk memperluas akses pendidikan.
“Ini tentunya merupakan kerja keras dari semua pihak, khususnya Dinas Sosial. Kita tahu ada Sekolah Rakyat sebagai salah satu program strategis nasional di wilayah Kabupaten Bekasi. Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Endin.
Menurutnya, sinergi antar-SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) menjadi kunci keberhasilan program ini. Dinas Sosial berperan dalam pemetaan dan pendampingan anak-anak dari keluarga prasejahtera, sementara Dinas Pendidikan memastikan kurikulum dan proses belajar mengajar berjalan sesuai standar untuk menghasilkan lulusan yang kompetitif.
Proses pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi kini telah memasuki tahap operasional. Hal ini ditandai dengan selesainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang sebelumnya dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, pada 31 Agustus lalu di Aula Sekolah Rakyat, Kompleks Pemkab Bekasi.
Endin memberikan apresiasi tinggi atas terlaksananya MPLS tersebut. Ia berharap para peserta didik dapat mengikuti proses pembelajaran dengan maksimal agar potensi mereka dapat berkembang kembali.
“Saya bersyukur Sekolah Rakyat sudah melaksanakan MPLS. Alhamdulillah, anak-anak kita yang diberikan kesempatan untuk bersekolah di Sekolah Rakyat sudah bisa bersekolah,” ucapnya dengan nada optimis.
Data dan Kuota Siswa Sekolah Rakyat
Berdasarkan data yang dihimpun, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi saat ini menampung total 427 siswa. Para peserta didik ini tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Bekasi, tetapi juga mencakup siswa dari Kota Bekasi, termasuk mereka yang sebelumnya mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat rintisan.
Khusus untuk alokasi kuota bagi warga Kabupaten Bekasi, pemerintah menyediakan kapasitas sebanyak 270 siswa. Hingga saat ini, distribusi siswa yang telah terverifikasi adalah sebagai berikut:
| Sekolah Dasar (SD) | 57 Siswa |
| Sekolah Menengah Pertama (SMP) | 90 Siswa |
| Sekolah Menengah Atas (SMA) | 90 Siswa |
| Total Terisi | 237 Siswa |
Dengan total 237 siswa yang sudah terisi dari kuota 270, masih terdapat sisa kuota yang akan dipenuhi melalui proses verifikasi dan validasi data calon peserta didik berikutnya. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan bahwa bantuan pendidikan ini tepat sasaran bagi mereka yang benar-benar membutuhkan.
Catatan Penting: Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk menekan angka pengangguran di masa depan dengan membekali anak-anak putus sekolah dengan ijazah formal dan keterampilan yang relevan.
Harapan Masa Depan SDM Bekasi
Sekda Endin Samsudin berharap keberadaan Sekolah Rakyat dapat memberikan dampak domino yang positif bagi pembangunan daerah. Dengan kembalinya anak-anak ke bangku sekolah, indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Bekasi diharapkan terus meningkat.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Kita ingin anak-anak kita memiliki masa depan yang lebih cerah, menjadi SDM yang berkualitas, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Bekasi di masa mendatang,” pungkasnya. (AK/I-1)




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293885/original/003140100_1783758261-10-10.jpg)








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292877/original/058508100_1783663395-IMG_2546.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/8163337/original/062235700_1781018081-InShot_20260609_221323602.jpg.jpeg)
