Gunung Anak Krakatau Erupsi, Wali Kota Sebut Bekasi masih Aman

3 hours ago 2
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Wali Kota Sebut Bekasi masih Aman Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meminta warganya untuk tidak panik menyikapi sebaran abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.(DOK.PEMKOTBEKASI)

WALI Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, meminta masyarakat di wilayahnya untuk tetap tenang dan tidak panik menyikapi sebaran abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau. Sebaran abu tersebut dilaporkan mulai terpantau di sejumlah titik di Kota Bekasi.

Tri menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terus melakukan pemantauan intensif bersama perangkat daerah dan unsur terkait. Hingga saat ini, situasi di Kota Bekasi dilaporkan masih aman dan terkendali tanpa adanya laporan dampak signifikan pada aktivitas warga.

“Warga Bekasi tidak perlu panik. Sampai saat ini situasi masih aman dan terkendali, tidak ada dampak signifikan yang kami terima. Tetapi kita tetap harus waspada dan mengikuti perkembangan informasi dari instansi yang berwenang,” ujar Tri Adhianto dalam keterangan resminya, Senin (7/9).

Imbauan Protokol Kesehatan

Meski kondisi terkendali, Wali Kota menginstruksikan warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam menjaga kesehatan pernapasan. Masyarakat disarankan untuk membatasi kegiatan di luar ruangan jika tidak mendesak.

Beberapa poin imbauan utama bagi warga Bekasi meliputi:

  • Mengurangi aktivitas di luar ruang guna menghindari paparan abu secara langsung.
  • Menggunakan masker dan kacamata saat harus keluar rumah.
  • Memberikan perhatian ekstra kepada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga dengan sensitivitas kualitas udara tinggi.

“Sebaiknya kurangi aktivitas di luar jika tidak ada keperluan mendesak, gunakan masker atau kacamata. Dan yang perlu mendapat perhatian lebih adalah anak-anak, lansia, serta warga yang sensitif terhadap kualitas udara," tambahnya.

Koordinasi dan Pemantauan Berkelanjutan

Pemkot Bekasi memastikan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), terus berjalan untuk memitigasi potensi dampak erupsi. Tri meminta warga hanya memercayai informasi dari kanal resmi pemerintah guna menghindari hoaks.

Waktu Kejadian Agenda/Tindakan Status Wilayah
Jumat (4/9) BPBD Kota Bekasi mengeluarkan imbauan waspada abu vulkanik. Waspada
Senin (7/9) Wali Kota Bekasi meminta warga tidak panik dan gunakan masker. Aman Terkendali

Sebelumnya, BPBD Kota Bekasi telah mengeluarkan peringatan dini terkait dampak erupsi Gunung Anak Krakatau sejak Jumat (4/9). Pemkot Bekasi berjanji akan terus memperbarui informasi secara berkala jika terjadi perkembangan situasi yang signifikan di lapangan. (AK/I-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |